Presiden Jokowi menginstruksikan agar seluruh komponen pemerintah, dari pusat ke daerah, bergerak selaras.
Memang kondisi saat ini tidaklah mudah. Namun Indonesia akan mengupayakan yang terbaik di saat memimpin ASEAN di tahun 2023. ASEAN yang stabil dan berkemakmuran akan dengan sendirinya berkontribusi bagi perdamaian dan pertumbuhan ekonomi di Indo Pasifik.
Hal itu disampaikan Jokowi saat membuka acara Kick Off keketuaan ASEAN Indonesia 2023 di Bunderan Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Minggu (29/1).
Belum tuntas penyelesaian kasus bentrok berdarah antar kelompok pekerja di perusahaan smelter nikel PT. Gunbuster Nickel Industry (GNI), dan kasus beking kegiatan tambang ilegal oleh orang dekat presiden, kita sudah dikejutkan lagi dengan kabar dari Bank Indonesia yang menyatakan dolar hasil ekspor barang tambang tidak masuk ke Indonesia.
Penerapan ERP ini dapat berdampak pada kehidupan masyarakat, mengingat banyak orang yang menggunakan sepeda motor sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan hidup. Apalagi kondisi ekonomi masyarakat saat ini belum sepenuhnya pulih setelah pandemi Covid-19. Belum lagi ancaman krisis global yang sering disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Percepat Pembangunan Jalan Daerah, Presiden Jokowi Terbit Inpres
Untuk itu, Jokowi meminta agar pemberian biskuit pada anak yang mengalami gangguan pertumbuhan tidak lagi dilakukan.
Jokowi mengakui bahwa tugas Badan Kependudukan dan Keluarga Berencan Nasional (BKKBN) dalam menjaga kualitas keluarga dan keseimbangan pertumbuhan penduduk tidaklah mudah.
Jokowi mengatakan, dampak stunting bukan hanya urusan tinggi badan, tetapi yang paling berbahaya adalah rendahnya kemampuan anak untuk belajar, keterbelakangan mental, dan munculnya penyakit-penyakit kronis yang gampang masuk ke tubuh anak.
Presiden Jokowi akan memberikan pengarahan kepada sekitar 2.637 peserta dari kementerian dan lembaga, gubernur, bupati dan walikota, tim percepatan penurunan stunting pusat dan daerah, serta organisasi kemasyarakatan dan lembaga internasional.