Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menegaskan Iran mematuhi kesepakatan tersebut.
Palestina dan beberapa pejabat Arab memandang kesepakatan itu sangat memihak Israel.
Di tengah ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat, Washington bersedia melakukan pertemuan dengan Iran tanpa syarat.
Ayatollah Ali Khamenei, mengatakan Iran tidak akan bernegosiasi dengan Washington, tetapi Rouhani mengisyaratkan kemungkinan melakukan negoisasi, jika sanksi yang diberlakukan di negara itu dicabut.
Laporan Badan Energi Atom Internasional (IAEA), yang dikirim ke negara-negara anggota badan tersebut, menyebutkan bahwa Iran tetap berada dalam batasan, termasuk memperkaya uranium dan stok uranium yang diperkaya.
Ryabkov menyayangkan baru-baru ini kampanye tekanan maksimum AS terhadap Iran tanpa memberikan opsi alternatif untuk Republik Islam.
China menegaskan kembali bahwa Beijing sangat menetang sanksi sepihak Washington terhadap Iran.
Menurut laporan yang bocor, "kesepakatan abad ini" yang diinisiasi Presiden AS, Donald Trump tidak mencakup negara Palestina.
Iran menegaskan, tidak akan mengadakan pembicaraan dengan Washington hingga Paman Sam mengubah perilakunya terhadap Republik Islam.
Trump menyebut akan ada kesepakatan perdagangan dengan Jepang, yang akan diumumkan pada Agustus mendatang.