Korea Utara (Korut) menyebut tindakan Amerika Serikat (AS) menyita kapal kargo batubara Korut sebagai sebuah perampokan.
Beberapa minggu terakhir, pemerintahan Trump berulang kali menyebutkan ada ancaman dari Iran, tetapi menolak untuk menguraikan secara spesifik dan detail.
Pemeriksaan uji petik yang dilakukan, jelas Amiruddin, meliputi pemeriksaan alat-alat keselamatan kapal.
Insiden itu berdampak negatif pada keamanan transportasi laut di kawasan itu.
Uji Petik dilakukan terhadap 3 unit kapal penumpang, yakni KM Sabuk Nusantara 60, KM Tanjung Madlahar, serta Kapal Cepat Cantika Inova.
AS tidak memiliki kekuatan dan tidak akan pernah berani memulai perang militer dengan Iran.
Arab Saudi mengklaim bahwa dua kapal minyak telah diserang di perairan dekat Uni Emirat Arab (UEA) pada Senin (13/5).
Pernyataan itu mengatakan kapal-kapal tersebut berada di dekat perairan teritorial negara itu di Teluk Oman, di sebelah timur pelabuhan Fujairah.
Militer AS diketahui telah mengirim pasukan, termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln dan pesawat tempur bomber B-52 ke Timur Tengah
USS Arlington, yang mengangkut marinir, kendaraan amfibi dan pesawat terbang berputar, serta rudal Patriot, akan bergabung dengan kelompok kapal induk USS Abraham Lincoln, yang sudah melewati Terusan Suez Mesir, Kamis (9/5), dan saat ini berlayar di Laut Merah.