Facebook menghapus 900 akun yang menyuarakan dukungan terhadap pria kulit hitam, George Floyd yang tewas di tangan polisi beberapa pekan lalu.
Raksasa media sosial itu menutup jutaan akun di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara, yang disebut LSM sebagai tanda awal kegagalan dewan pengawas perusahaan yang baru ditunjuk.
Unggahan Presiden Trump juga memicu aksi protes dari karyawan Facebook, mereka "walk out" dari pekerjaan mereka
Aplikasi perpesanan milik Facebook, WhatsApp dan platform pembayaran PayPal menyuntikkan dana ke perusahaan ojek daring asal Indonesia, Gojek.
Facebook akan memberikan dana sebesar 10 juta dolar untuk organisasi yang bekerja untuk isu keadilan ras
Dewan Pengawas akan bertugas untuk mengawasi konten di laman media Facebook dan Instagram
Facebook mulai mengarahkan pengguna ke halaman Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) tentang Covid-19 pada umpan berita
Seorang pengguna TikTok mengatakan tidak takut virus corona karena seorang Muslim. Karena dia pengikut Nabi Muhammad, maka hanya takut kepada Allah.
720.000 masker tersebut merupakan cadangan darurat yang dimiliki Facebook, yang sebelumnya akan diperuntukkan bagi korban kebakaran hutan.
Hal ini dilakukan menyusul pandemi virus corona baru (Covid-19), yang dikhawatirkan menimbulkan masalah kesehatan di tempat kerja.