Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) melanjutkan kegiatan diseminasi program Tes Kemampuan Akademik (TKA), menjelang pelaksanaannya pada November mendatang.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) kembali melaksanakan kegiatan sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) di Medan, Sabtu (27/9) lalu.
Konsep rumah tangga sakinah sering kali disalahpahami sebagai kehidupan pernikahan yang selalu tenang dan bebas dari persoalan. Padahal, dalam Islam, sakinah justru lahir dari kemampuan pasangan menghadapi ujian dengan sikap dewasa dan tetap berpijak pada nilai-nilai keimanan.
Satuan pendidikan diminta segera menuntaskan pendaftaran peserta didik yang akan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun ini, sebelum ditutup pada 5 Oktober 2025 mendatang.
Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, memuji kemampuan Alvaro Carreras di lini sayap pertahanan El Real sejauh ini. Meski baru didatangkan pada musim panas lalu, Carreras langsung menyetel dengan tim utama.
Karena ramah disabilitas, Papan Interaktif Digital bahkan bisa menjadi teknologi asistif untuk mendukung kemampuan belajar anak berkebutuhan khusus, termasuk murid tunanetra.
Kemdikdasmen menekankan urgensi Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai instrumen objektif untuk mengukur potensi dan kompetensi siswa.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat mengatakan bahwa Tes Kemampuan Akademik (TKA) jadi sarana objektif untuk mengenali keragaman kemampuan murid.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menekankan bahwa kemampuan beradaptasi wajib dimiliki agar kita dapat terus bertumbuh dalam menyikapi cepatnya perubahan teknologi.
Ratusan murid jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Madrasah Aliyah (MA) dari berbagai satuan pendidikan di kota dan kabupaten Magelang hadir dalam kegiatan Diseminasi Program Tes Kemampuan Akademik (TKA).