Bahan pokok yang dipantau meliputi 12 komoditas seperti beras, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, cabai rawit merah, daging sapi, daging ayam ras, telur ayam ras, gula konsumsi dan minyak goreng.
Hasilnya, sejumlah kebutuhan bahan pangan pokok seperti minyak goreng, daging, telur, ayam, bawang dan cabai di seluruh wilayah Kalimantan Timur terpantau aman terkendali.
Salah satu upaya yang dilakukan oleh Kementan melalui Direktorat Jenderal Hortikultura adalah terus melakukan koordinasi dengan para Champion cabai di daerah-daerah sentra.
Kementan dan para Champion Cabai akan bersinergi untuk menjaga kestabilan harga cabai.
Kondisi bawang dan cabai untuk menghadapi puasa dan lebaran dalam kondisi aman dan terkendali.
Kabupaten Lombok Timur merupakan salah satu sentra cabai dengan luas tanam 2.578,24 ha. Pada Januari 2022, tercatat luas panen mencapai 550 ha dengan produksi 20.214,98 ton.
Dari 42 kecamatan di Kabupaten Garut, terdapat 15 kecamatan yang menjadi sentra produksi cabai, di antaranya yang terbesar adalah Kecamatan Pasirwangi, Cisurupan, Cikajang, Samarang, Caringin, Cigedug, Cilawu dan Banyuresmi.
Tahun 2022 Direktorat Jenderal Hortikultura akan menganalisis perbandingan budidaya ramah lingkungan dan budidaya konvensional di kampung sayuran.
Berdasarkan angka perkiraan produksi bulan April produksi cabai besar nasional sebesar 107.932 ton dengan kebutuhan sebesar 109.125 ton
"Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Maret 2022 secara tahun kalender sebesar 1,04% (ytd), dan secara tahunan sebesar 2,48% (yoy)"