Tembok sepanjang 20 meter yang berada di sebelah kiri terowongan atau underpass rel kereta api Bandara Soekarno-Hatta, persisnya di Jalan Perimeter Selatan roboh.
Petugas jaga yang ditemui membenarkan meninggalnya Putri. Dan sekarang masih menunggu pihak dari keluarga.
Selama proses penyelamatan, Mutmainah tetap bertahan dan sadarkan diri.
Sedangkan nasib Maemunah, tim evakuasi masih berusaha mencari sela penyelamatan.
Sebanyak sembilan orang penumpang dalam heli tersebut, yakni empat anggota Basarnas Jateng masing-masing Muhammad Afandi, Nyoto Purwanto, Budi Resti, dan Catur.
Baru ada tiga korban tewas yang sedang dalam proses evakuasi.
Seluruh posko tersebut nantinya berada di bawah koordinasi Kementerian Perhubungan, bekerja sama dengan Korlantas Polri, Basarnas, Kementerian Kesehatan, dan BMKG.
Pada hari ini, jumlah personil yang melakukan pencarian sebanyak 151 orang dari unsur Basarnas, Polair, TNI AL, BC, BC.RRC Singapura, KPLP.
Tiga korban dievakuasi dengan kapal Negara (KN) 225 milik Basarnas menuju pelabuhan PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI).
Mendapat kabar adanya kecelakaan laut dan menyebabkan seorang ABK dalam keadaan hilang, Polisi memerintahkan jajarannya bersama dengan Basarnas.