https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Tolak Test Massal Covid-19 untuk MPR, HNW: Untuk Rakyat Membutuhkan Saja

Herwin Wijaya | Selasa, 24/03/2020 14:17 WIB



Wakil Ketua MPR-RI Hidayat Nur Wahid dengan tegas menolak rencana tes massal Covid-19 bagi anggota DPR/MPR-RI dan keluarganya. Wakil Ketua MPR-RI Hidayat Nur Wahid dengan tegas menolak rencana tes massal Covid-19 bagi anggota DPR/MPR-RI dan keluarganya.

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua MPR-RI Hidayat Nur Wahid dengan tegas menolak rencana tes massal Covid-19 bagi anggota DPR/MPR-RI dan keluarganya. Ia mendorong tes massal dilakukan untuk rakyat yang lebih membutuhkan, maupun tenaga medis sebagai garda terdepan penanganan wabah virus ini.

“Batalkan rencana rapid test Covid-19 bagi anggota DPR/MPR dan keluarganya, dan ubah jadi untuk rakyat yang membutuhkan, terutama tenaga medis”, demikian disampaikan Hidayat dalam keterangan tertulis saat wfh di Jakarta (24/3).

Hidayat justru mendorong DPR fokus dukung dan kawal rencana realokasi anggaran yang telah ditekan oleh Presiden Jokowi dalam Inpres No.4 tahun 2020 tentang Refocussing Kegiatan, Realokasi Anggaran, serta Pengadaan Barang dan Jasa dalam rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Ia juga mendorong DPR bersama Pemerintah menyediakan payung hukum bagi BPJS untuk menanggung pembiayaan pasien yang terpapar Covid-19, sebagaimana dimintakan oleh Dirut BPJS.

Baca juga :
Salah Satu dari Bulan Haram, Ini Keutamaan Bulan Zulhijjah

Lebih lanjut, Hidayat mengingatkan bahwa teror Covid-19 ini telah menjadi “teror”, dan mungkin berlangsung lama, oleh karena itu ia meminta DPR untuk mendorong Pemerintah mengajukan APBN Perubahan 2020 dalam rangka penanganan Covid-19. Hal ini sesuai dengan UU No.20 tahun 2019 tentang APBN 2020 di mana revisi APBN bisa diajukan jika terjadi perubahan asumsi makro dan keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran. Hidayat yang juga Anggota DPR-RI Komisi VIII ini mencontohkan, Kementerian Sosial harus meningkatkan belanja bansos untuk masyarakat miskin yang mata pencahariannya terdampak Covid-19.

“DPR perlu dorong Pemerintah ajukan APBN-P secepatnya, agar anggaran negara Rp 2500an Triliun tahun ini fokus untuk keselamatan rakyat dari Covid-19 dan masalah-masalah terkait”, tegasnya.

Baca juga :
23 Mei 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777