https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Desa-desa Dekat Perbatasan Masih Terkendala Jaringan Telekomunikasi

Rizki Ramadhan | Minggu, 12/01/2020 09:08 WIB



Selain masalah signal, Menteri Abdul Halim menuturkan bahwa harapan untuk perbanyak ekspor belum terpenuhi untuk daerah perbatasan Dalam kunjungan ke Kabupaten Sambas pada Sabtu (11/1) adalah kunjungan yang kedua Menteri Abdul ke Kalimantan Barat.

Sambas, Jurnas.com - Desa-desa yang berdekatan dengan perbatasan negara tetangga masih memiliki sejumlah permasalahan. Salah satunya masalah jaringan telekomunikasi yang terjadi di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar dalam lawatannya ke Desa Temajuk yang berbatasan dengan Malaysia mengakui bahwa jaringan telekomunikasi masih menjadi permasalahan. Untuk itu, dirinya akan menindaklanjuti permasalahan tersebut, agar permasalahan signal bisa segera teratasi.

"Sinyal belum ada. Kita sudah kerjasama dengan telkom. Tinggal kita tindak lanjuti. Karena saya tidak mau, kepala desa maupun masyarakat desa punya HP. Tapi, gak ada signalnya." Kata Menteri Abdul Halim Iskandar saat berada di Desa Temajuk, Sambas pada Sabtu (11/1).

Baca juga :
Kolaborasi Lintas Sektor, Mendes Yakin Pemerataan Ekonomi Desa Terwujud

Apalagi, lanjut Halim, diera digitalisasi ini semua kebutuhan dan informasi bisa dipenuhi dan diketahui oleh masyarakat. Namun, kalau tidak ada pendukung dalam hal ini jaringan internet. Maka, semua itu akan tidak ada gunanya.

"Kalau gak ada signal, itu gak ada gunanya. Makanya, untuk urusan signal ini itu menjadi urusan prioritas kemendes, karena ini sangat penting untuk membuka informasi dan diera ini kita harus akui bahwa kita mengandalkan digitalisasi," katanya.

Baca juga :
Komdigi Kirim Air Bersih dan Pulihkan Jaringan di Aceh Tamiang

Selain masalah signal, Menteri Abdul Halim menuturkan bahwa harapan untuk perbanyak ekspor belum terpenuhi untuk daerah perbatasan. Padahal, daerah-daerah perbatasan memiliki banyak potensi.

"Oleh karena itu, target utama setelah pulang dari sini, saya akan terus koordinasikan dengan kementerian lain, bagaimana di Sambas terjadi percepatan produksi dalam keadaan sudah jadi (bukan mentah) untuk diekspor ke negara tetangga. Karena itu memang sangat penting," katanya.

Baca juga :
Program TEKAD Berlanjut, Mendes Targetkan Ekonomi Indonesia Timur Tumbuh

Dalam kunjungan ke Kabupaten Sambas pada Sabtu (11/1) adalah kunjungan yang kedua Menteri Abdul ke Kalimantan Barat. Sebelumnya pada Jumat (10/1) melakukan kunjungan ke kabupaten Kubu Raya. Usai dari Kabupaten Sambas, kunjungan dilanjutkan ke Kabupaten Menpawah pada Minggu (12/1).

Dalam kunjungannya, Menteri Abdul Halim Iskandar didampingi istrinya Lilik Umi Nasriyah dan sejumlah pejabat dilingkungan Kemendes PDTT dan sejumlah pejabat lainnya di lingkungan Pemkab Sambas dan Pemprov Kalimantan Barat.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja Menteri Desa Jaringan Telekomunikasi

Terkini | Selasa, 16/06/2026 12:53 WIB

Terpopuler

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Sabtu, 13/06/2026 17:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

Minggu, 14/06/2026 12:10 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Jerman vs Timnas Curacao

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777