https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Lippi Kembali Tangani Timnas China

Redaksi | Jum'at, 24/05/2019 12:30 WIB



Lippi kembali menangani tim nasional China, pada Jumat (24/5) Marcello Lippi (Foto: Goal)

Beijing, Jurnas.com - Marcello Lippi kembali menangani tim nasional China, pada Jumat (24/5), empat bulan pasca pelatih Italia itu mundur karena gagal menjalankan tugasnya.

Kembalinya pelatih berusia 71 tahun itu disambut secara luas oleh para penggemar dan media lokal, yang sangat ingin melihat China mencapai Piala Dunia hanya untuk kedua kalinya.

Lippi, yang memilih untuk tidak memperpanjang kontraknya setelah China tersingkir dari perempat final Piala Asia 3-0 oleh Iran pada akhir Januari, ditugasi memandu tim ke Qatar 2022.

Baca juga :
Gonta-ganti Pelatih Ala Timnas China, Shin Tae-yong Korban Selanjutnya?

Satu-satunya penampilan Piala Dunia sebelumnya di China datang pada tahun 2002, ketika mereka keluar tanpa poin atau mencetak gol.

"Sejak Lippi melatih tim nasional, mereka telah menunjukkan semangat juang yang positif dan ulet," kata Asosiasi Sepak Bola Cina (CFA).

Baca juga :
Lippi Siap Mundur Lagi jika Gagal Loloskan China

"Kami percaya bahwa di masa yang akan datang, di bawah kepemimpinan Lippi dan tim pelatihnya, tim nasional pria akan membuat dampak penuh pada impian Piala Dunia mereka," imbuh dia.

China saat ini berada di urutan ke-74 di peringkat FIFA, di atas timnas Cape Verde yang populasinya adalah 550.000, dibandingkan dengan China 1,4 miliar.

Baca juga :
Lippi Kembali Ditunjuk Jadi Pelatih China

Tetapi di bawah presiden sepakbola Xi Xiping, China memiliki ambisi untuk menjadi tuan rumah dan bahkan memenangkan Piala Dunia.

Pengangkatan kembali Lippi, yang membawa Italia ke kejayaan pada Piala Dunia 2006, mengikuti empat bulan kebingungan dan spekulasi.

Mantan bos Juventus, Inter Milan, dan Napoli itu sempat digantikan oleh kapten peraih Piala Dunia, Fabio Cannavaro pada Maret lalu.

Mantan bek legendaris berusia 45 tahun itu menggabungkan pekerjaan itu dengan menjadi pelatih penantang gelar Liga Super China (CSL) Guangzhou Evergrande.

Namun, China kalah dari peringkat rendah Thailand dan Uzbekistan dalam dua pertandingan pembukaan, yang menyebabkan Cannavaro akhirnya mundur, dengan alasan tidak bisa melakukan dua pekerjaan sekaligus.

Lippi yang dijuluki "Silver Fox" karena rambutnya, kabarnya digaji US$23 juta hingga US$27 juta per tahun, bukti tekad negara itu untuk mendapatkan kesuksesan dengan biaya berapa pun.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Marcelo Lippi Timnas China

Terpopuler

Selasa, 20/10/2026 09:37 WIB
News

Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa Hari Ini

Selasa, 20/10/2026 01:01 WIB
Humanika

20 Oktober 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777