https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Huawei Buka Pusat Keamanan Siber di Brussels

Redaksi | Jum'at, 08/03/2019 08:50 WIB



laboratorium baru di ibukota Belgia memberi Huawei tempat untuk meyakinkan pembuat kebijakan Uni Eropa tentang kredensial keamanan sibernya. Logo Huawei (Foto: China Daily)

Jakarta, Jurnas.com - Raksasa telekomunikasi China, Huawei, membuka pusat transparansi keamanan siber di Brussels, yang memungkinkan para pelanggannya untuk menguji kode sumber, perangkat lunak, dan solusi produk Huawei.

Huawei mengatakan pusat Brussels akan menjadi platform di mana lembaga pemerintah, pakar teknis, asosiasi industri, dan organisasi standar dapat berkolaborasi dalam keamanan siber.

Dilansir CGTN, laboratorium baru di ibukota Belgia memberi Huawei tempat untuk meyakinkan pembuat kebijakan Uni Eropa tentang kredensial keamanan sibernya. Perusahaan sudah memiliki fasilitas serupa di Inggris, Bonn, Dubai, Toronto dan Shenzhen.

Baca juga :
Tiga Warga AS Tewas Akibat Terpapar Zat Misterius

AS telah melobi negara-negara sekutu dan perusahaan-perusahaan untuk menghindari Huawei, yang merupakan pemimpin global dalam teknologi 5G, menuduh bahwa produk-produknya akan menimbulkan risiko keamanan nasional bagi para pelanggannya.

Namun, negara-negara seperti Inggris, Jerman, Italia, dan Selandia Baru telah mengisyaratkan bahwa mereka tidak akan melarang Huawei, karena tidak ada bukti yang ditemukan bahwa perusahaan dapat melakukan spionase dengan fasilitasnya.

Baca juga :
Penembakkan Islamic Center San Diego, Lima Orang Tewas

Ken Hu, Wakil Ketua Huawei, menyerukan standar keamanan siber umum pada pembukaan pusat itu, yang katanya akan membantu menciptakan kepercayaan dalam industri ini.

"Secara keseluruhan, industri ini tidak memiliki seperangkat standar teknis untuk keamanan, serta sistem untuk verifikasi. Ini dipersulit oleh globalisasi rantai nilai," katanya.

Baca juga :
Fasilitasi Doa Bersama untuk Republik, Gedung Putih Tuai Kritik

Hu, yang bertemu dengan kepala digital Komisi Eropa Andrus Ansip pada Senin, mengatakan mereka telah membahas kemungkinan pembentukan standar keamanan siber di sepanjang garis GDPR, undang-undang perlindungan data Uni Eropa yang diadopsi tahun lalu yang memberi orang Eropa lebih banyak kendali atas online mereka informasi dan berlaku untuk semua perusahaan yang melakukan bisnis dengan orang Eropa.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Perusahaan Huawei Amerika Serikat Brussels

Terpopuler

Selasa, 23/06/2026 12:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Uzbekistan

Selasa, 23/06/2026 14:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Ghana

Rabu, 24/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swedia vs Jepang

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777