https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pemerintah Bertekad Tekan Angka Kekurangan Gizi

Rizki Ramadhan | Senin, 25/02/2019 18:20 WIB



Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) akan terus berupaya menekan angka stunting atau kekurangan gizi yang menyebabkan lambatnya tumbuh kembang anak diwilayah pedesaan khususnya di kawasan transmigrasi. Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi, Eko P Sandjojo nonton wayang kulit bersama warga di Desa Lubuk Mukti, Mukomuko, Bengkulu, Minggu (24/2/2019). Dalang Warseno Slenk mengangkat lakon

MukoMuko, Jurnas.com – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) akan terus berupaya menekan angka stunting atau kekurangan gizi yang menyebabkan lambatnya tumbuh kembang anak diwilayah pedesaan khususnya di kawasan transmigrasi.

Berdasarkan laporan dari Kementerian Kesehatan jumlah stunting telah mengalami pengurangan 10 persen selama tiga tahun terakhir. Dari 37 persen menjadi 27 persen. Penurunan tersebut salah satunya disebabkan karena semangat kepala desa yang terus membangun infrastruktur yang dapat mengurangi potensi stunting.

"Dana desa sudah banyak membangun infrastruktur yang begitu besar yang sebenarnya itu bisa mengurangi stunting. Seperti sarana air bersih yang sudah puluhan ribu unit, MCK yang sudah seratusan ribu unit, PAUD, Polindes, Posyandu, drainase dan lainnya yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa dan mengurangi stunting," kata Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo usai berdialog dengan warga dalam acara sosialisasi pentingnya nutrisi di 1000 hari pertama kehidupan di Balai Desa Pondok Makmur Kecamatan Air Manjuto Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, Minggu (24/2).

Baca juga :
Tinjau KDMP Bubung, Mendes Tegaskan Dana Desa Tak Dipotong Pemerintah Pusat

Menurutnya, dalam mengurangi angka stunting perlu adanya pencegahan dengan memberikan edukasi terhadap masyarakat desa terutama di kawasan transmigrasi yang rentan terhadap kondisi kekurangan gizi terutama bagi anak

“Kami akan terus meningkatkan edukasi bagi warga desa utamanya di kawasan-kawasan transmigran agar memahami ancaman stunting pada anak usia tumbuh kembang serta bisa mengantisipasinya melalui pola hidup sehat,” katanya.

Baca juga :
Mendes Yandri Lantik Irjen Baru Kemendes, Minta Perkuat Pengawasan Internal

Menurutnya, Kondisi ancaman stunting bukan semata karena perekonomian warga, tetapi juga minimnya kesadaran untuk menerapkan pola hidup sehat. Apalagi, untuk di kawasan perdesaan justru memiliki banyak bahan-bahan organik seperti sayuran dan buah-buahan yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan gizi anak.

"Jadi, tolong jaga ini anak-anak. Karena anak-anak ini masa depan untuk kita semua. Anak di jaga nutrisinya bukan hanya nutrisi dari anaknya. Tapi ibunya juga. Karena 1000 hari pertama kehidupan ditentukan oleh status gizi ibunya dulu," katanya.

Baca juga :
Mendes Alokasikan Dana Desa untuk Bangun Rumah Terdampak Bencana Sumatera

Lebih lanjut, Eko berharap Polindes dan Posyandu yang dibangun melalui dana desa dapat selalu aktif. Karena Polindes dan Posyandu ini akan menjadi ujung tombak dalam mengantisipasi stunting di kawasan perdesaan.

"Diharapkan Polindes dan Posyandu bisa dimanfaatkan warga desa untuk memantau perkembangan putra-putri mereka terutama asupan nutrisi sehari-sehari,” katanya.

Sementara itu, Staf Ahli Pengembangan ekonomi lokal Kemendes PDTT Ekatmawati mengatakan bahwa Kemendes PDTT melalui Ditjen Pengembangan Kawasan Transmigrasi bersama PT Kalbe Nutrisional telah bekerjasama dalam kegiatan bhakti sosial mencegah stunting dengan memberikan seminar, perlombaan untuk balita, pemeriksaan ibu hamil gratis dan lainnya di Kabupaten MukoMuko, Bengkulu.

"Kegiatan yang sekaligus dalam rangka hari jadi Kabupaten MukoMuko ini adalah wujud nyata Kemendes PDTT yang salah satu tugasnya adalah memfasilitasi, dalam hal ini kita kerjasama dengan PT Kalbe Nutrisional. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga MukoMuko karena MukoMuko angka stuntingnya yang tinggi nomor tiga di Bengkulu setelah bengkulu utara dan kepahiang. Kita berharap kegiatan ini akan menambah pengetahuan terhadap ibu hamil dan menyusui dan keluarganya dapat memperhatikan pentingnya 1000 hari kehidupan. Selain itu kita berharap angka stunting di MukoMuko akan terus berkurang," katanya.

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kekurangan Gizi Dana Desa

Terkini | Kamis, 18/06/2026 14:57 WIB

News

Cucun Ahmad: Lompatan Besar Penyelenggaraan Haji 2026 Harus Dipertahankan

News

Menaker Pastikan Program Magang Nasional Tetap Inklusif dan Merata

News

Trump Klaim Tanpa Kesepakatan Damai, Iran Bisa Dibombardir hingga Dua Tahun

News

Perkuat SDM, Kemnaker Percepat Transformasi BPVP jadi Mini Campus Adaftif

News

4.131 Personel Gabungan Disiagakan untuk Amankan Demo di Jakarta Hari Ini

News

DPR Sepakat Tambahan Anggaran Kemenkum Rp837 Miliar

News

Dua Kali Mangkir, Bos Maktour Travel Fuad Hasan Datangi KPK

News

69 Pelaku Kericuhan Eksekusi Lahan Eks Hotel Sultan Ditangkap Polisi

News

Mayat Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Tergantung di Taman Pramuka Tangerang

News

Iran Sebut MoU Perdamaian dengan AS Resmi Disepakati

Olahraga

Harry Kane Puji Thomas Tuchel Usai Inggris Kalahkan Kroasia 4-2

Ekonomi

Hari Ini, Harga Emas Antam Turun jadi Rp2,73 Juta per Gram

Olahraga

Imbang Lawan Kongo, Martinez Akui Portugal Kehilangan Variasi Serangan

News

Kematian Akibat Ebola di Kongo Capai 196 Orang

News

Lasarus Ingatkan Kemenhub: Keselamatan Transportasi Harus Jadi Prioritas

Humanika

8 Kuliner Khas Muharram di Indonesia, Ada Bubur Suro hingga Bubur Asyura

News

Komisi III Usul Anggaran KPK Diperkuat untuk Monitoring dan Pencegahan

Humanika

Kapan 10 Muharram 2026? Simak Jadwal hingga Keutamaan Hari Asyura

Terpopuler

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

Selasa, 16/06/2026 05:05 WIB
Gaya Hidup

16 Juni 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777