https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

China Bangun Pembangkit Tenaga Surya di Luar Angkasa

Redaksi | Rabu, 20/02/2019 18:40 WIB



Para ilmuwan China mengungkapkan rencana untuk membangun stasiun tenaga surya pertama di luar angkasa. Hal itu dilakukan untuk mengambil dorongan energi terbarukan ke ketinggian baru. Stasiun Tenaga Surya (foto: CGTN)

Jakarta, Jurnas.com - Para ilmuwan China mengungkapkan rencana untuk membangun stasiun tenaga surya pertama di luar angkasa. Hal itu dilakukan untuk mengambil dorongan energi terbarukan ke ketinggian baru.

Menurut China Science and Technology Daily, pembangunan pembangkit listrik ruang eksperimental pertama dimulai di Chongqing, Cina barat daya, beberapa minggu lalu.

Li Ming, wakil presiden senior Akademi Teknologi Antariksa China, mengatakan China diharapkan menjadi negara pertama yang membangun pabrik semacam itu dengan nilai praktis.

Baca juga :
Terobosan: Plastik Diubah Jadi Bahan Bakar Hidrogen dengan Tenaga Surya

"Menggunakan tenaga surya untuk menghasilkan listrik bukanlah hal baru, metode pembangkit energi mendapatkan reputasi di antara orang-orang karena manfaatnya yang bersih dan hijau," kata Li Ming dilansir CGTN, Rabu (20/02).

"Bahkan di ruang angkasa, kita telah melihat keberadaannya yang diterapkan pada beberapa satelit bumi buatan, pesawat ruang angkasa berawak, dan pesawat ruang angkasa. Penyelidikan ruang angkasa selebritas Chang`e-4 selebritas juga dilengkapi dengan panel surya untuk tetap bekerja selama di bulan," tambahnya.

Baca juga :
Studi: Mikrogravitasi Hambat Reproduksi, Bagaimana Kolonisasi di Luar Bumi?

Namun yang diinginkan para ilmuwan saat ini adalah membangun pembangkit listrik tenaga surya, sebuah stasiun yang dapat menawarkan aliran listrik yang stabil yang menguntungkan ratusan juta keluarga di bumi jika tersedia.

Tumbuhan itu akan mengorbit bumi pada 36.000 kilometer, mengetuk energi sinar matahari tanpa gangguan dari atmosfer, atau hilangnya sinar matahari musiman dan malam hari, para ahli menjelaskan.

Baca juga :
Mengapa Masih Banyak yang Percaya Alien Membangun Peradaban Kuno?

Pang Zhihao, seorang peneliti di China Academy of Space Technology Corporation, mengatakan bahwa sebuah stasiun tenaga surya di ruang angkasa menjanjikan untuk menyediakan sumber energi bersih yang tidak ada habisnya untuk manusia.

Sejauh ini, China, Amerika Serikat dan Jepang telah mengusulkan proyek untuk mengembangkan stasiun tenaga surya mereka tetapi semua percobaan yang relevan berada pada tingkat dasar.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Ilmuan China Tenaga Surya Luar Angkasa

Terpopuler

Selasa, 23/06/2026 12:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Uzbekistan

Selasa, 23/06/2026 14:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Ghana

Rabu, 24/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swedia vs Jepang

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777