https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Program Inovasi Desa Turunkan Angka Kemiskinan

Rizki Ramadhan | Kamis, 25/10/2018 06:55 WIB



Menteri Eko optimistis, PID yang juga turut didukung oleh kementerian lainnya akan dapat menurunkan angka kemiskinan di desa secara signifikan pada 7 tahun ke depan. Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Eko P Sandjojo memberikan sambutan pembukaan Workshop Pengawasan Program Inovasi Desa di Jakarta, Rabu (24/10/2018). Workshop ini diikuti peserta dari lintas kementerian/lembaga yang menghadirkan narasumber diantaranya Jamintel Kejagung Jan S. Maringka, Deputi Kepala BPKP Bidang Polhukam PMK Ernadhi Sudarmanto, dan Direktur Penataan dan Administrasi Pemerintahan Desa Kemendagri Aferi Fudail. Foto: Wening/Kemendes PDTT

Jakarta - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo menilai bahwa Program Inovasi Desa (PID) telah menjadi salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya penurunan angka kemiskinan di desa-desa yang cukup signifikan.

"Model PID ternyata sukses karena mampu menurunkan jumlah angka kemiskinan yang cukup signifikan di Indonesia. Terutama di desa. Apalagi, telah mencapai single digit yakni 9,82 persen. Yang lebih membanggakan penurunan kemiskikan di desa itu dua kali lipat lebih besar dibandingkan di kota," kata Menteri Eko berbicara dalam kegiatan Workshop Pengawasan PID di JS Luwansa Hotel Jakarta, Rabu (24/10).

Menurut dia, saat ini telah terdapat sebanyak 30.000 inovasi desa yang telah dikumpulkan dalam bentuk dokumen tertulis maupun bentuk video yang telah dishare agar bisa ditiru oleh desa-desa lainnya supaya desa-desa akan menjadi lebih berkembang dan maju.

Baca juga :
Prabowo Diminta Kerahkan Jajaran untuk Bebaskan WNI Ditahan Israel

"Jadi model PID ini akan berkembang sesuai dengan kemajuan yang telah dicapai di desa. Untuk PID ini, kita dapat bantuan 200 juta USD dari bank dunia. Uniknya dari PID ini telah membuat negara-negara lain ingin belajar karena setiap inovasi di desa itu. Tahun ini kita juga berikan bantuan kepada 100 desa yang dijadikan percontohan karena memiliki program inovasi yang kami nilai bagus," katanya.

Menteri Eko berharap bagi desa yang sudah memiliki infrastruktur bagus untuk tidak lagi memanfaatkan dana desanya untuk membangun infrastruktur dasar. Dana desa diharapkan bisa diarahkan untuk pemberdayaan masyarakat dan pemberdayaan ekonomi desa.

Baca juga :
KPK Segera Limpahkan Tersangka Korupsi Kuota Haji ke Pengadilan

"Infrastruktur kami nilai sudah cukup, jadi kita mengarahkan untuk pemberdayaan masyarakat dalam hal ini menguatkan kapasitas sumber daya manusianya dan untuk pemberdayaan ekonomi desa. Seperti memberikan pelatihan kepada masyarakat di desa agar masyarakat desa mempunyai ide-ide dalam memberdayakan ekonomi dan memberdayakan masyarakatnya dengan menggunakan dana desa dan sejumlah inovasi lainnya yang sangat penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di desa," paparnya.

Menteri Eko optimistis, PID yang juga turut didukung oleh kementerian lainnya akan dapat menurunkan angka kemiskinan di desa secara signifikan pada 7 tahun ke depan.

Baca juga :
Menhan: Pelaku Penyiraman Air Keras Bisa Dihukum Lebih Berat

"Bukan hanya kemiskinan saja. Akan tetapi juga dapat menurunkan angka stunting. Kita optimistis dalam 7 tahun kedepan jumlah orang miskin di desa akan lebih kecil dari pada di kota dan jumlah angka stunting bisa mencapai hasil yang signifikan," katanya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Info Kemendes Mendes PDTT

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777