https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Facebook Tarik 2 Juta Postingan Propoganda Terorisme

Redaksi | Rabu, 16/05/2018 10:30 WIB



Sekitar 99,5 persen konten terkait terorisme ditandai oleh teknologi kecerdasan buatan. Pendiri Sosial media Facebook, Mark Zuckerberg (Foto: Aljazeerah)

Jakarta - Pihak Facebook mengatakan akan mencabut hampir 2 juta postingan terkait dengan propaganda teroris tahun ini sebelum pengguna melaporkan mereka.

Jaringan media sosial mengambil tindakan terhadap 1,9 juta pos yang berisi konten ISIS, al-Qaeda dan propaganda terorisme terkait sebelum pengguna melaporkannya pada kuartal pertama tahun ini.

Sekitar 99,5 persen konten terkait terorisme ditandai oleh teknologi kecerdasan buatan milik Facebook.

Baca juga :
Demokrasi dan Ekonomi Memburuk, Ratusan Warga Tunisia Demo Presiden

CEO Mark Zuckerberg sebelumnya menyebutkan penandaan konten ini pada sidang Senat pada April lalu.

"Hari ini, saat kami duduk di sini, 99 persen konten ISIS dan al-Qaeda yang kami ambil di Facebook, sistem kami mendeteksinya sebelum manusia melihatnya," kata Zuckerberg dilansir UPI.

Baca juga :
Kunjungan ke UEA, PM India Desak Normalisasi Selat Hormuz

Dalam laporan resmi perushaaan, jumlah postingan terkait terorisme naik 73 persen dari 1,1 juta pos terkait terorisme kuartal lalu.

Laporan ini adalah publikasi pertama perusahaan tentang angka-angka penegakannya terhadap pelanggaran standar komunitasnya.

Baca juga :
Akibat Perang, Bantuan 1 Juta Anak Afganistan Terancam Disetop

Pelanggaran ini termasuk kekerasan grafis, pornografi, propaganda teroris, penindasan, ujaran kebencian, dan akun palsu. Laporan ini mencakup periode dari Oktober hingga Maret.

Temuan lain dalam rilis dari Facebook menunjukkan bahwa perusahaan itu menurunkan 21 juta posting untuk pornograpi.

Ini juga menurunkan atau menerapkan label peringatan hingga 3,5 juta posting kekerasan grafis, dan menghapus 2,5 juta posting ujaran kebencian, 837 juta posting spam dan 583 juta akun palsu pada kuartal pertama tahun ini.

Diperkirakan 3 hingga 4 persen dari akun Facebook adalah akun palsu, kata perusahaan itu.

"Kami masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan," kata Zuckerberg. "Ini sebagian karena teknologi seperti kecerdasan buatan, sementara menjanjikan, masih bertahun-tahun lagi efektif untuk sebagian besar konten buruk karena konteks sangat penting."

Facebook mengatakan memiliki lebih dari 2 miliar pengguna.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Facebook Terorisme ISIS

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777