https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Usia 55 Tahun Masih Bisa Seks tanpa Nyeri, Kok Bisa?

Supianto | Selasa, 20/03/2018 11:01 WIB



Namun sebuah laporan baru menemukan bahwa beberapa perawatan dapat membuatnya tetap lembab, meski harganya biking melongo. Ilustrasi wanita orgasme (foto: Daily Star)

Jakarta - Wanita yang mengalami menopause (sudah tidak menstruasi, Red) juga akan mengalami vagina kering. Namun sebuah laporan baru menemukan bahwa beberapa perawatan dapat membuatnya tetap lembab, meski harganya biking melongo.

"Fakta bahwa ketiga perawatan (diuji) - tablet estradiol vagina, pelembab vagina dan gel pelumas yang kami gunakan sebagai plasebo - mampu mengurangi gejala adalah kabar baik bagi wanita. Penggunaan teratur pun akan sangat bermanfaat," kata Caroline Mitchell, ginekolog kebidanan di Massachusetts General Hospital di Boston.

"Biayanya sekitar USD20 hingga USD200 atau sekitar Rp270 ribu hingga Rp2,7 juta," sambugnya.

Baca juga :
Ini Lho Makanan Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Area Kewanitaan

Ia menjelaskan, studi baru ini melibatkan lebih dari 300 wanita berusia yang berusia sekit 55 dan 64 tahun yang mengalami gatal, kekeringan, iritasi, atau nyeri saat melakukan aktivitas seksual.

Mereka secara acak dibagi menjadi tiga kelompok perlakuan - tablet estradiol vagina, pelembab vagina dan gel pelumas.

Baca juga :
Ini Cara Merawat Rambut Rontok saat Menopause

Setelah tiga bulan perawatan, ketiga kelompok mengalami perbaikan serupa pada gejala vagina mereka, menurut penelitian yang dipublikasikan PADA 19 Maret di jurnal JAMA Internal Medicine.

Berbicara dalam siaran pers Mass General, Mitchell menekankan bahwa masalah ini bisa menjadi masalah bagi banyak wanita lanjut usia.

Baca juga :
7 Tanda Estrogen Menurun yang Perlu Diwaspadai Perempuan

"Dampak signifikan dari ketidaknyamanan vagina terhadap kehidupan perempuan tercermin dari 300 wanita yang mendaftarkan diri hanya  dalam waktu kurang dari satu tahun," katanya.

"Wanita sangat membutuhkan intervensi untuk gejala ini," sambungnya.

Ia mengatakan, mayoritas wanita dalam penelitian kami terganggu oleh rasa sakit saat melakukan aktivitas seksual dan dengan sungguh-sungguh ingin membantu menemukan pengobatan bagi banyak wanita yang terganggu oleh masalah ini," kata rekan penulis studi Dr. Susan Reed, dari departemen kebidanan dan ginekologi di University of Washington.

"Pasangan lebih banyak tetap intim secara seksual meski penuaan, dan terapi yang lebih baik untuk ketidaknyamanan vagina perlu dikembangkan," kata Reed dalam siaran persnya.

"Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan rutin salah satu dari produk ini dapat membantu," sambugnya, dikutip dari UPI, Selasa (20/3).

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Menopause Vagina

Humanika

Kamis, 16/07/2026 09:09 WIB

Niat Puasa Senin dan Kamis di Bulan Safar

Kamis, 16/07/2026 07:07 WIB

Adab Menginap di Hotel Makkah dan Madinah

Kamis, 16/07/2026 01:01 WIB

16 Juli 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777