https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Bukan Ancelotti, Pelatih Terhebat Italia Seorang Perwira Militer

Mutiul Alim | Kamis, 12/06/2025 06:01 WIB



Pozzo lahir di Turin pada 1886, dan sebelum terjun penuh ke dunia sepak bola, dia menjabat sebagai letnan pasukan Alpini, unit elite militer Italia yang bertugas di daerah pegunungan. Vittorio Pozzo, pelatih mantan tentara yang pernah membawa Italia meraih dua kali juara Piala Dunia berturut-turut (Foto: Soccer Wizdom)

Jakarta, Jurnas.com - Bicara soal pelatih paling sukses dari Italia, nama Carlo Ancelotti sering muncul di urutan teratas. Wajar saja, pria asal Reggiolo itu sukses mengoleksi gelar Liga Champions terbanyak sepanjang sejarah dan membesut klub-klub papan atas dari lima liga top Eropa.

Namun, sejarah punya cerita yang lebih dalam, lebih legendaris, dan lebih monumental yang tak banyak dikenal publik modern. Jauh sebelum Ancelotti mencatatkan namanya di buku rekor, Italia sudah lebih dulu ditaklukkan oleh seorang tokoh berjuluk Il Vecchio Maestro.

Sosok pelatih ini bukan pelatih biasa, melainkan seorang perwira militer, dan hingga hari ini, satu-satunya pelatih dalam sejarah yang berhasil membawa negaranya juara Piala Dunia dua kali berturut-turut. Namanya Vittorio Pozzo.

Baca juga :
Neymar Menangis Usai Masuk Skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026

Pozzo lahir di Turin pada 1886, dan sebelum terjun penuh ke dunia sepak bola, dia menjabat sebagai letnan pasukan Alpini, unit elite militer Italia yang bertugas di daerah pegunungan.

Pozzo ikut terjun dalam Perang Dunia I, pengalaman yang kemudian membentuk gaya kepemimpinannya yang tegas, disiplin, dan tak kenal kompromi.

Baca juga :
Ancelotti Yakin Timnas Brasil Bisa Juara Piala Dunia 2026

Usai perang, Pozzo melanjutkan karier sipil di perusahaan Pirelli, namun tetap aktif dalam dunia olahraga. Pada 1929, dia dipercaya melatih tim nasional Italia secara penuh. Sejak saat itu, pendekatannya yang militeristik mewarnai revolusi sepak bola Italia.

Di bawah komandonya, Italia menjuarai Piala Dunia 1934 sebagai tuan rumah. Taktik brilian berbasis sistem "Metodo", yaitu formasi 2-3-2-3 yang menyeimbangkan kekuatan lini tengah dan fleksibilitas serangan, membuat Italia menyingkirkan Spanyol, Austria, dan akhirnya Cekoslowakia di final.

Baca juga :
Ancelotti Buka Alasan Kembali Panggil Neymar ke Timnas Brasil

Empat tahun berselang, di tengah ketegangan politik menjelang Perang Dunia II, Pozzo kembali mencetak sejarah di Prancis dengan membawa Italia mempertahankan gelarnya.

Dalam final edisi 1938, Gli Azzurri menaklukkan Hungaria 4–2, menjadikan Pozzo satu-satunya pelatih yang meraih dua gelar Piala Dunia secara beruntun hingga saat ini.

Kehebatan Pozzo bukan cuma soal strategi di lapangan. Dia dikenal sebagai pelatih yang mampu mengelola ego, mempersiapkan pemain dengan pendekatan disipliner khas militer, serta menanamkan rasa nasionalisme tinggi di setiap laga.

Dia juga sukses membawa Italia meraih emas di Olimpiade Berlin 1936, membuatnya menjadi pelatih paling sukses dalam sejarah tim nasional Italia. Ia tak sekadar memenangkan trofi, tapi menciptakan identitas bermain yang tahan uji zaman.

Meski pencapaiannya luar biasa, nama Vittorio Pozzo tak sering masuk dalam perbincangan pelatih legendaris, terutama di era digital yang dibanjiri trofi klub-klub Eropa.

Namanya memang sempat tenggelam, apalagi karena kedekatannya dengan rezim Mussolini yang memicu kontroversi sejarah. Namun tak bisa dipungkiri, secara prestasi dan pengaruh, Pozzo adalah fondasi sepak bola Italia modern.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Vittorio Pozzo Pelatih Italia Carlo Ancelotti Fakta Unik Sepak Bola

Terkini | Rabu, 17/06/2026 07:00 WIB

Terpopuler

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

Minggu, 14/06/2026 12:10 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Jerman vs Timnas Curacao

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777