https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Bukan Gaya-Gayaan! Ini Rahasia Pesepak Bola Berkumur saat Bertanding

Mutiul Alim | Selasa, 10/06/2025 18:19 WIB



Pernah melihat pemain sepak bola mengambil minuman di pinggir lapangan lalu menyemburkannya kembali? Tahukah kamu bahwa aksi itu bukan sekadar gaya. Cristiano Ronaldo menyemburkan air setelah berkumur (Foto: Sport Performance Bulletin)

Jakarta, Jurnas.com - Pernah melihat pemain sepak bola mengambil minuman di pinggir lapangan lalu menyemburkannya kembali? Tahukah kamu bahwa aksi itu bukan sekadar gaya.

Ternyata, ada penjelasan ilmiah di balik fenomena ini, yang dikenal sebagai carbohydrate mouth rinse atau mouth rinse dengan larutan karbohidrat.

Sering kali, pemain meminta air dari staf di pinggir lapangan atau tenaga medis yang masuk ke dalam lapangan hanya untuk membasahi mulut, alih-alih menghilangkan rasa dahaga. Mengapa?

Baca juga :
Kocak, Pemain Ini Dikartu Merah gegara Pipis di Botol

Berikut ini sejumlah penjelasan di balik aksi berkumur permain di tengah pertandingan:

1. Menipu Otak agar Tetap Bertenaga

Ketika pemain berkumur dan menyemburkan air atau larutan karbohidrat, reseptor di mulut mengenali keberadaan karbohidrat, lalu mengirim sinyal ke otak seolah sedang mendapat asupan energi.

Setelahnya, otak merespons dengan memperkuat output motorik, membuat performa terasa lebih mudah dan cepat meski cairan tak ditelan.

Baca juga :
7 Fakta Unik Chelsea, Raja London yang Nyaris Bangkrut

2. Daya Tahan Bisa Meningkat hingga 3 Persen

Penelitian di dunia olahraga menyatakan bahwa carbohydrate rinse selama 5–10 detik bisa meningkatkan performa olahraga intensitas tinggi atau endurance selama 30–60 menit hingga sekitar 2–3 persen, sebanding dengan jika cairan tersebut diminum.

3. Aman untuk Perut dan Risiko GI Minimal

Menyemburkan cairan alih-alih menelannya membantu menghindari risiko perut kembung atau gangguan gastrointestinal, yakni masalah umum ketika minum terlalu cepat saat bergerak intens. Dengan demikian, pemain bisa tetap nyaman tanpa mengorbankan performa.

Baca juga :
Kuda Hitam, Sejak Kapan Istilah Ini Digunakan Sepak Bola?

4. Lebih Lama Berkumur Lebih Terasa Efeknya

Riset dari Runner’s World menemukan bahwa durasi peredaan air di mulut memengaruhi manfaatnya. Kumur selama 10 detik memberikan efek yang lebih baik ketimbang hanya 5 detik, membuat aktivitas seperti sprint atau lari terasa lebih tahan dan tak seberat biasanya.

5. Efek Bersifat Sentral bukan Metabolik

Karena konteksnya adalah durasi pertandingan, manfaat berkumur bukanlah penyerapan karbohidrat ke dalam aliran darah. Efeknya lebih karena rangsangan syaraf yang memperkuat sinyal otak dan mengurangi persepsi kelelahan.

6. Dikombinasikan dengan Kafein

Beberapa studi terbaru menunjukkan bahwa berkumur larutan karbohidrat yang dipadukan dengan sedikit kafein bisa meningkatkan ketahanan otot dan daya kognitif. Ini artinya pemain juga bisa merasakan manfaat kesegaran dan fokus ekstra saat beraksi.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Pemain Berkumur Air Fakta Unik Sepak Bola Cara Menipu Otak

Terkini | Rabu, 17/06/2026 08:39 WIB

Terpopuler

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

Minggu, 14/06/2026 12:10 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Jerman vs Timnas Curacao

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777