https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kenalan dengan Denis, Alumni UMB yang Juga Kreator Visual Film Jumbo

Syafira | Minggu, 04/05/2025 09:50 WIB



Pencahayaan di film animasi Jumbo bisa dibilang sangat baik. Kenalan dengan Denis kerator film animasi Jumbo Wahyu Denis Kurniawan pengatur pencahayaan film animasi Jumbo. (Foto: Jurnas/dokpri).

Jakarta, Jurnas.com- Di balik visual kece film animasi Jumbo, ada tangan dingin seorang alumni Universitas Mercu Buana (UMB) yang ikut bikin dunia imajinasi jadi hidup. Wahyu Denis Kurniawan, pria kelahiran 1994, memang bukan jebolan sekolah film atau animasi. Tapi siapa sangka, latar belakang pendidikannya sebagai sarjana Arsitektur justru jadi kunci suksesnya jadi Lighting & Compositing Artist andal.

Denis, begitu ia disapa, awalnya menempuh pendidikan SMK Multimedia dan sudah terjun ke dunia animasi sejak remaja. Tapi semangat belajarnya tak berhenti di situ. Ia memilih kuliah arsitektur di Universitas Mercu Buana, bukan untuk ganti jalur karier, tapi untuk memperluas cara pandangnya terhadap desain dan visual.

“Di arsitektur, saya belajar tentang ruang, cahaya, dan bagaimana membentuk suasana. Ternyata itu semua sangat kepakai waktu kerja di animasi,” kata Denis saat diwawancarai, baru-baru ini.

Baca juga :
Wisuda, UMB Tegaskan Pendidikan Fondasi Karakter Tingkatkan Kualitas Hidup

Kuliah di Program Studi Aristektur Fakultas Teknik, UMB, bukan cuma soal teori. Salah satu mata kuliah favoritnya, Studio Perancangan, menurutnya sangat melatih pola pikir konseptual. Di situ ia belajar merancang dari nol, riset, lalu membangun ide jadi bentuk visual. Pola kerja ini sangat mirip dengan proses produksi animasi, terutama saat ia harus mengatur mood lighting dalam adegan film.

Selama menempuh pendidikan di UMB, Denis menemukan titik terang dalam mata kuliah Studio Perancangan mata kuliah yang menjadi favoritnya sekaligus pengalaman paling berkesan. Di sanalah ia ditempa untuk menyusun konsep, melakukan analisis, dan menerapkan desain dalam konteks yang lebih besar.

Baca juga :
IUP Universitas Mercu Buana Perluas Akses Mahasiswa ke Kancah Global

“Studio Perancangan melatih saya untuk berpikir sistematis. Setiap proyek dimulai dari riset, dilanjutkan dengan eksplorasi ide, lalu ditransformasikan ke dalam visual yang utuh. Pola ini saya terapkan dalam menyusun visual film, terutama saat menciptakan mood dan atmosfer melalui lighting,” ungkapnya.

Tak hanya itu, para dosen di UMB pun memberikan pengaruh besar dalam membentuk cara pandangnya terhadap desain. Denis mengaku banyak belajar dari pendekatan para pengajarnya yang menekankan pentingnya narasi dalam desain arsitektur sebuah wawasan yang kini ia aplikasikan dalam storytelling visual di dunia animasi.

Baca juga :
Maskot Kubi di UMB Store dan Gedung Badminton Resmi Beroperasi

Kemampuan memahami ruang dan cahaya adalah warisan penting dari dunia arsitektur yang kini menjadi senjata utama Denis dalam pekerjaannya. Ia menjelaskan bahwa dalam arsitektur, cahaya dipelajari bukan sekadar elemen fungsional, melainkan sebagai pencipta suasana ruang. Pemahaman itu kemudian ia bawa dalam setiap proyek animasi.

“Lighting dalam animasi bukan cuma soal terang dan gelap, tapi tentang bagaimana membuat penonton merasakan adegan. Cahaya bisa menyampaikan emosi, menunjukkan waktu, bahkan mendukung perkembangan cerita. Pemahaman ini sangat dipengaruhi oleh arsitektur,” jelas Denis.

Dalam film Jumbo, Denis bertugas mengatur pencahayaan dan menyatukan elemen visual dari ratusan kreator animasi se-Indonesia. Kerjanya bukan hal gampang. Tapi berkat bekal arsitektur, ia terbiasa berpikir sistematis dan tahu cara menyatukan berbagai elemen dalam satu “ruang visual” yang terasa utuh. Proyek ini melibatkan lebih dari 420 kreator dari berbagai daerah di Indonesia. Tantangan terbesar, menurutnya, adalah menjaga konsistensi visual di tengah keragaman gaya dan pendekatan teknis.

“Arsitektur itu ngajarin saya untuk peka sama detail dan suasana. Dan itu penting banget di animasi, apalagi untuk cerita anak-anak,” ujarnya.

Sebelum Jumbo, Denis juga terlibat di Nussa The Movie (2021). Ia berharap ke depan bisa terus berkarya di dunia animasi dan bikin tontonan yang nggak cuma keren secara visual, tapi juga punya nilai edukatif dan positif untuk anak-anak Indonesia.

“Buat kamu yang lagi kuliah atau baru lulus dan masih bingung jalur karier, Denis punya pesan simpel: jangan takut lintas bidang,” Katanya.

“Ilmu itu saling nyambung. Selama kita mau belajar dan eksplorasi, semua pengalaman pasti bisa dipakai,” pungkasnya.

Keren banget ya! Dari dunia arsitektur ke layar bioskop, Wahyu Denis Kurniawan membuktikan bahwa jalan sukses bisa datang dari arah yang tak terduga.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Denis Kurniawan Film Jumbo Universitas Mercu Buana

Terkini | Rabu, 17/06/2026 14:02 WIB

News

Polri Ajukan Tambahan Anggaran Sebesar Rp66,1 Triliun untuk 2027

News

RS Harus Berikan Layanan Inklusif dan Berkualitas untuk Semua Kalangan

News

Dolfie Minta DJP Susun Klaster Penghasilan untuk Ukur Kesejahteraan Rakyat

News

Anggota DPR: Nobar Piala Dunia Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal dan UMKM

News

Polri Ajukan Tambahan Anggaran Rp66,1 Triliun di RAPBN 2027

News

Filipina Kucurkan Rp106,52 Miliar untuk Pemulihan Gempa Mindanao

News

Pengungsi Mulai Kembali ke Lebanon Menyusul Kesepakatan Iran-AS

News

Libur Sekolah, InJourney Airports Siap Layani 5,46 Juta Penumpang

News

Dua Lansia Terluka Akibat Kebakaran Rumah di Setiabudi Jaksel

News

Polisi Siapkan 4.576 Personel Gabungan Amankan Demo di Jakarta

Gaya Hidup

Studi: Alam Semesta Mengembang Lebih Cepat, Energi Gelap Masih jadi Misteri

News

Kenapa Kelahiran Nabi Muhammad Tidak Jadi Penanda Tahun Baru Islam?

News

Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Tak Ada Perbaikan pada Sistem

News

Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta Terburuk Ketiga di Dunia

News

Migas Rp2,6 T di Kawasan Transmigrasi, Kementrans: Rakyat Harus Ikut Untung

Olahraga

Pelatih Norwegia: Erling Haaland Striker Terbaik di Dunia

Olahraga

Rudiger Resmi Perpanjang Kontrak dengan Real Madrid hingga 2027

Humanika

Hari Tukang Sampah Sedunia Setiap 17 Juni, Ini Asal-usul Peringatannya

Terpopuler

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

Minggu, 14/06/2026 12:10 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Jerman vs Timnas Curacao

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777