https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

2024, BYD Sukses 4,27 Juta Kendaraan

Untung Subagja | Minggu, 05/01/2025 23:35 WIB



Dari angka tersebut, mobil hibrid mendominasi dengan 2.485.378 unit terjual, menyumbang 58,5% dari total penjualan (LR) Sedan listrik Han EV, hatchback subkompak serba listrik Dolphin, SUV kecil serba listrik Yuan Plus, SUV Song Plus DM-i, dan sedan kompak Destroyer 05 dipajang di basis manufaktur baru BYD pada 30 Juni , 2022, di Kabupaten Changfeng, Kota Hefei, provinsi Anhui, Tiongkok. (FOTO: GETTY IMAGE)

Beijing, Jurnas.com - Produsen otomotif asal China, BYD sukses menjual 4,27 juta kendaraan sepanjang tahun 2024. Tapi, penjualan terbesar justru berasal dari mobil hibrid, mengungguli mobil listrik yang selama ini menjadi andalan BYD.

Laporan Paultan, BYD membukukan total penjualan 4.272.145 unit sepanjang 2024. Dari angka tersebut, mobil hibrid mendominasi dengan 2.485.378 unit terjual, menyumbang 58,5% dari total penjualan.

Mobil listrik berada di urutan kedua dengan 1.764.992 unit, atau 41,5%. Sisa penjualan berasal dari kendaraan niaga yang mencapai 21.775 unit.

Baca juga :
Ini Tanda Masuknya 1 Zulhijah di Kota Makkah

“Komposisi ini berbeda dibandingkan 2023, di mana mobil listrik BYD lebih mendominasi. Kini, penjualan mobil hibrid BYD lebih banyak 720.000 unit dibandingkan mobil listrik,” tulis Paultan.

Perubahan ini terjadi karena mobil listrik BYD menghadapi tantangan baru, terutama di pasar Eropa. Beberapa negara di Eropa mulai menerapkan tarif tambahan untuk mobil listrik buatan China, termasuk BYD.

Baca juga :
Komisi I DPR Desak Diplomasi Cepat Usai 9 WNI Ditahan Israel

Kebijakan ini membuat harga mobil listrik BYD di Eropa menjadi jauh lebih mahal dibandingkan sebelumnya, sehingga memengaruhi daya saing produk di pasar internasional.

Namun, BYD tidak tinggal diam. Mereka telah menyusun strategi untuk memperkuat posisinya di pasar global. Salah satu langkah besar yang sedang ditempuh adalah pembangunan pabrik mobil listrik di Subang, Jawa Barat.

Baca juga :
DPR Minta Pemerintah Kendalikan Informasi Konflik Wamena

Pabrik yang dijadwalkan mulai beroperasi pada kuartal IV 2025 ini diharapkan dapat memproduksi mobil listrik secara lokal untuk pasar Asia Tenggara dan global. Selain itu, pabrik tersebut diproyeksikan membuka 87.000 lapangan kerja baru di Indonesia, sekaligus menjadi pilar penting dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

BYD Mobil Listrik Hibird

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777