https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Diperingati Setiap 15 September, Apa Itu Hari Afro Sedunia?

Vaza Diva | Selasa, 15/09/2026 04:04 WIB



Setiap tanggal 15 September, masyarakat internasional memperingati Hari Afro Sedunia (World Afro Day). Ilustrasi - Hari Afro Sedunia setiap 15 September (Foto: Freepik)

Jakarta, Jurnas.com - Setiap tanggal 15 September, masyarakat internasional memperingati Hari Afro Sedunia (World Afro Day).

Peringatan global ini didedikasikan untuk mengedukasi, merayakan, serta menghargai tekstur rambut alami dan identitas budaya masyarakat keturunan Afrika di seluruh penjuru dunia.

Gagasan perayaan ini pertama kali dicetuskan oleh Michelle De Leon pada tahun 2017.

Baca juga :
Mengapa Hari Bahasa Hindi Diperingati Setiap 14 September?

Inisiatif tersebut lahir dari keprihatinan mendalam atas tingginya angka diskriminasi dan stigma negatif yang dialami oleh pemilik rambut afro, baik di lingkungan sekolah maupun tempat kerja.

Banyak anak-anak hingga orang dewasa yang merasa tertekan untuk mengubah bentuk alami rambut mereka demi memenuhi standar kecantikan atau aturan kerapian eurosentris yang bias.

Baca juga :
Hari Kunjung Perpustakaan Setiap 14 September, Ini Sejarah hingga Tujuannya

Peluncuran resmi Hari Afro Sedunia pada 15 September 2017 bahkan mendapat dukungan dari Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR).

Penetapan hari khusus ini bertujuan memberikan pengakuan hukum dan sosial bahwa hak untuk mempertahankan tekstur rambut alami merupakan bagian integral dari hak asasi manusia serta kebebasan berekspresi.

Baca juga :
Hari Berpikir Positif Setiap 13 September: Sejarah, Makna, dan Manfaatnya

Melalui momentum ini, berbagai organisasi masyarakat sipil dan komunitas di berbagai negara rutin menggelar kampanye edukasi, diskusi publik, hingga lokakarya kebudayaan.

Kampanye ini mendorong perubahan regulasi institusional agar melarang penindasan atau diskriminasi berbasis tekstur rambut (hair discrimination).

Hari Afro Sedunia tidak hanya sekadar perayaan gaya rambut, melainkan sebuah gerakan sosial global untuk membangun rasa percaya diri pada generasi muda, memperkuat inklusivitas rasial, serta mengikis stereotip yang telah lama mengakar dalam struktur masyarakat modern.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Hari Afro Sedunia 15 September Peringatan Internasional Bulan September

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777