https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mengapa Hari Demokrasi Internasional Diperingati Setiap 15 September?

Vaza Diva | Selasa, 15/09/2026 02:02 WIB



Setiap tanggal 15 September, masyarakat global memperingati Hari Demokrasi Internasional (International Day of Democracy). Ilustrasi - Hari Demokrasi Internasional setiap 15 September (Foto: RRI)

Jakarta, Jurnas.com - Setiap tanggal 15 September, masyarakat global memperingati Hari Demokrasi Internasional (International Day of Democracy).

Momentum tahunan yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ini menjadi pengingat penting akan nilai-nilai kebebasan, hak asasi manusia, serta partisipasi aktif masyarakat dalam tata kelola pemerintahan.

Namun, mengapa tanggal 15 September yang dipilih sebagai hari peringatannya?

Baca juga :
Mengenal Pesta Pemuliaan Salib Suci 14 September, Ini Sejarah dan Maknanya

Pemilihan tanggal tersebut berakar dari sebuah peristiwa bersejarah di jenjang diplomasi internasional.

Pada 15 September 1997, Inter-Parliamentary Union (IPU), organisasi antarparlemen dunia mengadopsi Deklarasi Universal tentang Demokrasi (Universal Declaration on Democracy).

Baca juga :
Mengapa Hari Bahasa Hindi Diperingati Setiap 14 September?

Deklarasi ini menegaskan kembali prinsip-prinsip dasar demokrasi, elemen-elemen pemerintahan demokratis, serta bagaimana demokrasi harus dijalankan secara internasional.

Satu dekade kemudian, tepatnya pada November 2007, Majelis Umum PBB secara resmi menetapkan tanggal 15 September sebagai Hari Demokrasi Internasional melalui Resolusi 62/7.

Baca juga :
Hari Kunjung Perpustakaan Setiap 14 September, Ini Sejarah hingga Tujuannya

Penetapan ini digagas untuk mendorong seluruh negara anggota PBB agar memperkuat komitmen nasional mereka dalam memperkokoh dan mengkonsolidasikan sistem demokrasi. Peringatan pertama kali digelar secara global pada 15 September 2008.

Tujuan utama dari peringatan ini tidak hanya untuk merayakan pencapaian demokrasi di berbagai negara, tetapi juga memantau kondisi kebebasan sipil dan transparansi pemerintah secara berkelanjutan.

PBB menekankan bahwa demokrasi bukanlah sebuah tujuan akhir yang statis, melainkan sebuah proses berkelanjutan yang membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, perlindungan hak-hak minoritas, dan penegakan hukum yang adil.

Melalui momentum 15 September ini, berbagai organisasi masyarakat sipil, lembaga pemerintah, dan komunitas antarparlemen di seluruh dunia rutin menggelar dialog publik untuk mengevaluasi tantangan demokrasi modern, mulai dari isu kebebasan berpendapat hingga adaptasi tata kelola pemerintahan di era digital.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Hari Demokrasi Internasional 15 September Peringatan Dunia Bulan September

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777