https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Takaran Kopi yang Ideal untuk Meredakan Stres Tanpa Memicu Kecemasan

Muhammad Habib Saifullah | Minggu, 13/09/2026 09:05 WIB



Ilustrasi - Kopi pahit (Foto: Pexels/Samer Daboul)

Jakarta, Jurnas.com - Minum kopi kerap menjadi pilihan utama bagi banyak orang untuk mengusir rasa penat dan stres. Kandungan kafein di dalamnya secara medis terbukti mampu menstimulasi sistem saraf pusat serta memicu pelepasan neurotransmiter seperti dopamin dan serotonin.

Kedua senyawa kimia otak inilah yang berperan penting dalam memperbaiki suasana hati, meningkatkan kewaspadaan, dan memberikan efek relaksasi ringan.

Namun, efek positif tersebut sangat bergantung pada dosis atau takaran kafein yang masuk ke dalam tubuh. Mengonsumsi kopi secara berlebihan justru akan memberikan efek sebaliknya, yakni memicu produksi hormon kortisol (hormon stres) dan adrenalin secara drastis.

Baca juga :
Pertolongan Pertama Jika Asam Lambung Naik

Untuk tujuan meredakan stres dan memperbaiki mood, takaran kopi yang pas adalah 1 hingga 2 cangkir standar per hari, atau setara dengan 100 hingga 200 miligram kafein.

Pada rentang dosis rendah hingga sedang ini, tubuh mendapatkan efek stimulasi yang cukup untuk merasa lebih segar dan fokus tanpa memicu lonjakan kecemasan.

Baca juga :
Rekomendasi Makanan Tinggi Protein untuk Diet Tanpa Lemas

Batas aman maksimal konsumsi kafein harian bagi orang dewasa sehat, menurut berbagai lembaga kesehatan global termasuk Food and Drug Administration (FDA), adalah 400 miligram per hari (sekitar 4 cangkir).

Kendati demikian, bagi individu yang sedang dalam kondisi stres tinggi, mendekati batas maksimal ini justru sangat tidak disarankan. Asupan di atas 300 miligram kafein cenderung menyebabkan jantung berdebar (palpitasi), tangan gemetar (jitters), dan perasaan gelisah yang akan memperburuk kondisi stres itu sendiri.

Baca juga :
Cara Membangun Kebiasaan Bangun Pagi Secara Konsisten

Selain takaran, waktu mengonsumsi kopi juga menentukan efektivitasnya dalam mengelola stres. Waktu terbaik untuk minum kopi adalah pada pertengahan pagi (antara pukul 09.30 hingga 11.30) ketika kadar kortisol alami tubuh mulai menurun.

Hindari meminum kopi di atas pukul 15.00 atau menjelang waktu tidur. Residu kafein dapat bertahan di dalam tubuh hingga 6-8 jam. Konsumsi kopi pada sore atau malam hari akan mengganggu siklus tidur sirkadian.

Kurangnya kualitas dan kuantitas tidur merupakan salah satu faktor utama yang dapat melipatgandakan tingkat stres keesokan harinya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Takaran Kopi Kafein Kopi Tips Kesehatan

Terkini | Minggu, 13/09/2026 14:27 WIB

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777