Potret sungai pasca banjir bandang dan longsor di sepanjang perbatasan Nepal-China (Foto: Anadolu)
Jakarta, Jurnas.com - Korban tewas akibat banjir dan longsor dahsyat yang melanda perbatasan Nepal-China pada akhir bulan lalu telah mencapai 1.400 orang. Lebih dari 5.800 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.
Data resmi yang dirilis Nepal dan China pada Selasa (8/9) menunjukkan, sebanyak 1.357 jenazah telah ditemukan dari sejumlah distrik yang terdampak bencana di Nepal.
Otoritas Manajemen Risiko Pengurangan dan Penanggulangan Bencana Nasional Nepal mencatat 5.326 orang masih hilang di wilayah Nepal. Dari jumlah tersebut, 587 merupakan warga negara asing.
Angka tersebut membuat total orang yang masih hilang di kedua sisi perbatasan mencapai lebih dari 5.800 orang. Sebanyak 848 warga negara asing tercatat dalam daftar orang hilang berdasarkan data resmi Nepal dan China.
Di tengah besarnya dampak bencana, operasi penyelamatan masih berlangsung. Lebih dari 13.500 orang telah berhasil dievakuasi atau diselamatkan dari wilayah terdampak, termasuk sejumlah penyelamatan yang dilakukan hingga akhir pekan lalu.
Di sisi China, korban tewas akibat longsor besar di Daerah Otonomi Xizang, yang juga dikenal sebagai Tibet, mencapai 43 orang. Sebanyak 519 orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Bencana tersebut menghantam kawasan perbatasan Nepal-China dengan banjir dan longsor yang menyebabkan banyak korban serta memperbesar tantangan bagi tim penyelamat untuk menjangkau wilayah terdampak.
China kembali mengirim bantuan untuk mendukung penanganan bencana di Nepal. Pada Selasa, Beijing mengirimkan gelombang keempat bantuan darurat ke negara tetangganya tersebut.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning mengatakan China akan terus mendukung Nepal dalam menghadapi dampak bencana.
Mao menegaskan China akan tetap bersama Nepal untuk menghadapi kesulitan dan melewati situasi tersebut secara bersama-sama.
Besarnya jumlah korban tewas dan orang hilang menunjukkan skala bencana di kawasan perbatasan Nepal-China masih menjadi tantangan besar. Proses pencarian korban dan penanganan dampak bencana terus dilakukan di kedua sisi perbatasan. (*)
Sumber: Anadolu
Selasa, 08/09/2026 22:12 WIB
Selasa, 08/09/2026 20:24 WIB
Selasa, 08/09/2026 19:59 WIB