https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

IRGC Iran Ancam Tenggelamkan Kapal yang Melintas Tanpa Izin

Muhammad Habib Saifullah | Minggu, 06/09/2026 13:35 WIB



IRGC Iran menghantam tiga kapal tanker yang melintasi jalur tak berizin di Selat Hormuz, serta tiga kapal terafiliasi Amerika Serikat (AS) di lokasi lain. lalu lintas maritim di Selat Hormuz seperti yang terlihat dari Musandam, Oman pada 3 Agustus 2026 (Foto: Reuters)

Jakarta, Jurnas.com - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menghantam tiga kapal tanker yang melintasi jalur tak berizin di Selat Hormuz, serta tiga kapal terafiliasi Amerika Serikat (AS) di lokasi lain, sebagai balasan atas serangan Washington terhadap tiga tanker minyak milik Iran.

Media resmi IRIB melaporkan pada Minggu (6/9/2026), IRGC mengecam aksi militer AS tersebut sebagai tindakan agresi "kejam" dan menerbitkan peringatan tegas bagi seluruh kapal di Teluk Persia serta wilayah Selat Hormuz.

"Jangan terbuai oleh militer teroris AS dan hindari pergerakan mencurigakan yang bertujuan melintasi jalur perairan tanpa izin; jika tidak, Anda akan menjadi target," bunyi pernyataan resmi IRGC.

Baca juga :
Imbas Konflik Timur Tengah, Kelangkaan Bensin Picu Antrean Panjang di Irak

IRGC menegaskan bahwa pihak penyerang terdesak hingga harus mengakui gempuran yang menimpa kapal perang mereka. "Musuh agresor... hari ini terpaksa mengakui secara resmi bahwa dua kapal perang Angkatan Laut AS telah diserang," tegas IRGC.

Menurut keterangan resmi tersebut, Pasukan Dirgantara Iran menyerang sebuah kapal induk dan kapal perusak (destroyer) AS menggunakan beberapa rudal balistik, setelah kedua kapal perang tersebut mengganggu kapal-kapal Iran serta terlibat dalam aksi blokade laut.

Baca juga :
Iran Kecam Serangan AS terhadap Tiga Kapal Tanker Minyak

"Pengakuan CENTCOM atas operasi ini menjadi bukti nyata kekalahan strategis musuh serta bukti daya gempur Korps Garda Revolusi Islam," tambah pihak IRGC.

Garda Revolusi Iran menyatakan kedua kapal perang AS tersebut mengalami kerusakan dan terpaksa melarikan diri dari area pertempuran karena mengkhawatirkan adanya serangan susulan.

Baca juga :
Bentrokan Houthi dan Pasukan Yaman Tewaskan 120 Orang
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Konflik Timur Tengah IRGC Iran Selat Hormuz Kapal Tanker Perang Iran

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777