Tim pencarian dan penyelamatan korban bencana gempa bumi di wilayah barat Kolombia menyisir reruntuhan bangunan akibat gempa (Foto: Anadolu)
Jakarta, Jurnas.com - Korban tewas akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang Kolombia pada Senin terus bertambah. Hingga Jumat, jumlah korban meninggal mencapai 281 orang, sementara 379 orang masih dinyatakan hilang.
Laporan EFE yang mengutip otoritas Kolombia juga menyebut 3.971 orang mengalami luka-luka akibat gempa kuat yang melanda wilayah barat negara tersebut.
Gempa menyebabkan kerusakan luas di sejumlah kota. Rumah, sekolah, rumah sakit, serta berbagai infrastruktur penting dilaporkan mengalami kerusakan.
Pusat gempa berada di dekat San Jose del Palmar, Departemen Choco. Getarannya terasa hingga sejumlah wilayah lain di Kolombia, termasuk ibu kota Bogota, serta negara-negara tetangga.
Tim pencarian dan penyelamatan terus menyisir bangunan yang runtuh untuk menemukan korban yang masih mungkin bertahan di bawah puing-puing.
Namun, otoritas memperingatkan bahwa waktu untuk menemukan korban dalam kondisi hidup semakin terbatas.
Operasi pencarian berlangsung di sejumlah wilayah yang mengalami dampak paling parah. Besarnya jumlah korban dan kerusakan membuat proses penyelamatan menjadi tantangan besar bagi tim tanggap darurat.
Dengan jumlah korban yang masih terus diperbarui, situasi di wilayah terdampak tetap menjadi perhatian utama pemerintah Kolombia. (*)
Sumber: Anadolu
Selasa, 04/08/2026 14:16 WIB