https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Korban Gempa Kolombia Bertambah Jadi 273, Hampir 41 Ribu Keluarga Terdampak

Agus Mughni | Jum'at, 14/08/2026 08:07 WIB



Pemerintah Kolombia memperluas operasi pencarian dan penilaian kerusakan dengan memanfaatkan teknologi satelit Tim pencarian dan penyelamatan korban bencana gempa bumi di wilayah barat Kolombia menyisir reruntuhan bangunan akibat gempa (Foto: Anadolu)

Jakarta, Jurnas.com - Korban tewas akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang Kolombia pada Senin (10/8) bertambah menjadi 273 orang. Sebanyak 3.824 orang terluka, 377 orang masih hilang, dan 40.753 keluarga terdampak akibat bencana tersebut.

Direktur Unit Nasional Manajemen Risiko Bencana Kolombia (UNGRD) David Tamayo mengatakan tim penyelamat masih melakukan pencarian korban di sejumlah bangunan yang runtuh. Menurutnya, waktu untuk menemukan korban dalam kondisi hidup di bawah reruntuhan semakin terbatas.

Gempa mengguncang wilayah barat Kolombia dengan pusat gempa berada di dekat San Jose del Palmar, Departemen Choco. Getaran juga dirasakan di sejumlah wilayah lain, termasuk Bogota, serta negara-negara tetangga.

Baca juga :
Gempa Kolombia Tewaskan 265 Orang, Hampir 500 Masih Hilang

Pemerintah Kolombia memperluas operasi pencarian dan penilaian kerusakan dengan memanfaatkan teknologi satelit. Tim geospasial yang dipimpin pemerintah bekerja sama dengan NASA dan International Charter on Space and Major Disasters untuk memantau wilayah terdampak.

Tamayo mengatakan 166 citra satelit beresolusi tinggi telah diproses. Airbus juga menyumbangkan citra satelit dengan resolusi sangat tinggi untuk wilayah Cali, Cartago, Manizales, dan Pereira.

Baca juga :
10 Gempa M 7 ke Atas Guncang Dunia pada 2026, Ada Indonesia hingga Kolombia

Data tersebut digunakan untuk membantu pemerintah mendapatkan gambaran kerusakan secara lebih akurat sekaligus menentukan wilayah yang membutuhkan penanganan paling mendesak.

Besarnya dampak gempa memicu bantuan internasional. Sejumlah negara menawarkan dukungan berupa tim pencarian dan penyelamatan untuk memperkuat personel lokal yang masih bekerja di wilayah terdampak.

Baca juga :
Korban Tewas Gempa Kolombia M 7,4 Tembus 234 Orang, 1.310 Lainnya Terluka

Tim dari Israel, Ekuador, El Salvador, dan Amerika Serikat diperkirakan akan membantu operasi penyelamatan di Kolombia.

Meksiko juga menawarkan pengiriman brigade penyelamat. Namun, keberangkatannya masih menunggu pemenuhan sertifikasi tambahan yang diminta otoritas Kolombia.

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengatakan brigade tersebut siap diberangkatkan setelah persyaratan terpenuhi. Sementara itu, bantuan kemanusiaan tetap dikirim ke Kolombia.

Angkatan Udara Meksiko menggunakan pesawat Hercules untuk mengangkut paket makanan, perlengkapan medis, dan kebutuhan lain yang diminta pemerintah Kolombia.

Gempa membuat lembaga penanganan bencana Kolombia bekerja di bawah tekanan tinggi. Operasi pencarian korban dan distribusi bantuan terus berlangsung di wilayah yang mengalami kerusakan paling parah.

Situasi semakin kompleks karena petugas juga harus menangani 30 kebakaran hutan di Departemen Tolima. Kondisi tersebut menambah beban terhadap kapasitas tanggap darurat pemerintah.

Dengan jumlah korban yang masih dapat berubah dan ratusan orang belum ditemukan, operasi pencarian menjadi prioritas utama pemerintah Kolombia. (*)

Sumber: Anadolu

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Gempa Bumi Gempa Kolombia Korban Gempa Bencana Gempa

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777