https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pramono Segera Lakukan Penyesuaian Penyesuaian Tarif Transjabodetabek

Gery David Sitompul | Jum'at, 05/06/2026 13:19 WIB



Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan sejumlah rute Transjabodetabek akan dilakukan penyesuaian tarif dalam bulan ini. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo (Foto: Ant)

Jakarta, Jurnas.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan sejumlah rute Transjabodetabek akan dilakukan penyesuaian tarif dalam bulan ini, salah satunya Blok M-Bandara Soekarno Hatta.

“Untuk tarif Transjabodetabek Blok M-Soekarno Hatta, segera akan kami putuskan. Pada bulan-bulan ini kita akan memutuskan beberapa rute, bukan hanya Blok M ke Soekarno-Hatta, tetapi juga Transjabodetabek lainnya yang perlu penyesuaian,” jelas Pramono dii Jakarta Timur, Jumat, 4 Juni 2026.

Menurut dia, penyesuaian itu perlu dilakukan karena jumlah subsidi yang terlalu besar. Untuk itu, Pramono memutuskan segera menyesuaikan tarif Transjabodetabek di beberapa rute.

Baca juga :
Rano Karno Yakin Warga Jakarta Sudah Paham Kelola Limbah Kurban

Kendati demikian, Pramono belum merinci rute mana saja yang akan dilakukan penyesuaian tarif tersebut.

Sebelumnya, pada 12 Maret 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi meluncurkan rute baru Transjabodetabek SH2 tujuan Blok M-Bandara Soekarno Hatta (Soetta).

Baca juga :
Rano Karno Yakin Warga DKI Tertib dan Jaga Lingkungan saat Idul Adha

Pramono juga menargetkan penyesuaian tarif dilakukan dalam dalam tiga bulan sejak rute tersebut diresmikan.

Keputusan itu diambil karena Pramono mengakui beban subsidi yang dipikul Pemprov DKI untuk rute tersebut cukup besar.

Baca juga :
Gubernur Jakarta Berpeluang Tambah Sekolah Swasta Gratis

Oleh sebab itu, Pemprov DKI berencana membahas tarif rute tersebut ke depannya dengan kisaran Rp10.000 atau Rp15.000. Namun, Pramono akan memutuskan tarifnya setelah rute tersebut beroperasi selama tiga bulan.

“(Alasannya) Pertama, karena ini rutenya panjang, busnya baru dan khusus untuk itu, sehingga perlu biaya yang harus dikeluarkan, dan juga di Terminal 1, 2, 3 tentunya bus parkir itu nggak gratis, ada biaya-biaya yang harus ditanggung,” tutur Pramono.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Gubernur DKI Jakarta Tarif Transjabodetabek Pramono Anung

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777