Drone Shahid Iran (Foto: Bloomberg)
Teheran, Jurnas.com - Seorang pejabat senior Iran mengejek para pemimpin tinggi Amerika Serikat dan memperingatkan bahwa pasukan AS akan menghadapi kekalahan jika Washington melanjutkan aksi militer di kawasan tersebut.
Dalam peringatannya, ia mengungkit kegagalan misi penyelamatan sandera AS pada tahun 1980 di Iran.
Mohsen Rezaee, mantan komandan Garda Revolusi yang kini menjabat sebagai anggota Dewan Kebijaksanaan Iran, menulis melalui platform X bahwa para pimpinan AS berusaha menjual delusi kemenangan
"Presiden Amerika Serikat, Menteri Pertahanan, dan Ketua Kepala Staf Gabungan memiliki satu kesamaan: mereka menjual delusi seolah-olah sebuah pencapaian." tulisnya, dikutip dari Aljazeera.
Dalam unggahan kedua, ia menambahkan bahwa "Angkatan bersenjata Iran yang kuat telah bersiap. Apa yang menanti pasukan AS bukanlah Normandia atau Sisilia; melainkan akan lebih menyerupai peristiwa Tabas. Jangan terbuai dalam ilusi."
Pernyataan mengenai "Tabas" tersebut merujuk pada Operasi Cakar Elang (Operation Eagle Claw) pada April 1980.
Misi AS untuk menyelamatkan sandera Amerika di Teheran itu berakhir dengan bencana setelah terjadi kerusakan mekanis dan tabrakan di udara di gurun Iran, yang menewaskan delapan personel militer AS.
Rabu, 06/05/2026 09:31 WIB
Sabtu, 25/04/2026 04:04 WIB
Kamis, 23/04/2026 06:30 WIB