https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Trump Klaim Militer AS Bisa Hancurkan Iran dalam Semalam

Muhammad Habib Saifullah | Selasa, 07/04/2026 08:30 WIB



Presiden AS Donald Trump mengklaim memperingatkan Teheran bahwa militer AS dapat menghancurkan Iran sepenuhnya dalam Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (Foto: AP)

Jakarta, Jurnas.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump (AS) memperingatkan Teheran bahwa militer AS dapat menghancurkan Iran sepenuhnya dalam "satu malam", dan itu mungkin terjadi paling cepat pada 7 April.

Trump pada 30 Maret mengatakan bahwa Washington akan "meledakkan dan melenyapkan sepenuhnya" semua pembangkit listrik, sumur minyak, Pulau Kharg, dan pabrik desalinasi Iran jika kesepakatan damai tidak tercapai dan Selat Hormuz tidak dibuka kembali.

"Seluruh negara (Iran) dapat dihancurkan dalam satu malam, dan malam itu mungkin besok malam," kata Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih, Senin (6/4).

Baca juga :
Trump Ultimatum Iran: Segera Berdamai atau Hancur Total!

Selanjutnya pada Minggu (5/4), Trump mengancam akan menjalankan operasi tersebut pada 7 April, kecuali Iran membuka kembali jalur perairan strategis tersebut.

Di lain pihak, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei mengatakan bahwa Teheran telah menyiapkan tanggapan terhadap usulan para mediator tentang gencatan senjata dengan AS.

Baca juga :
AS Ajukan Proposal Perdamaian Lima Poin kepada Iran

Sebelumnya, Trump mengatakan bahwa Washington dan Teheran telah mengadakan pembicaraan yang produktif.

Namun, Kementerian Luar Negeri Iran membantah adanya dialog langsung dengan menyatakan bahwa Teheran menerima pesan melalui perantara tentang keinginan Washington untuk memulai dialog guna mengakhiri konflik.

Baca juga :
Fasilitasi Doa Bersama untuk Republik, Gedung Putih Tuai Kritik

Konflik tersebut dimulai pada 28 Februari 2026, ketika AS dan Israel melancarkan serangan ke Iran yang menyebabkan jatuhnya korban sipil dan Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.

Serangan itu dibalas Iran dengan menyasar wilayah Israel serta sejumlah fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Tidak berhenti di situ, Iran juga merebut kendali atas Selat Hormuz, jalur maritim paling strategis dunia yang dilintasi sekitar 20 persen perdagangan minyak dan gas alam secara global.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Donald Trump Perang Iran Selat Hormuz Iran Amerika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777