https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Sampai Kapan Batas Puasa Syawal 2026? Ini Penjelasan Lengkapnya

Agus Mughni | Senin, 06/04/2026 22:05 WIB



Puasa Syawal, puasa enam hari di bulan Syawal, merupakan salah satu amalan sunnah yang memiliki keutamaan besar dalam Islam Ilustrasi bulan Syawal (Foto: Kajian Islam/Lspt)

Jakarta, Jurnas.com - Puasa Syawal, puasa enam hari di bulan Syawal, merupakan salah satu amalan sunnah yang memiliki keutamaan besar dalam Islam. Ibadah ini dikenal memiliki keutamaan besar karena pahalanya setara dengan puasa satu tahun penuh.

Tahun ini, 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Itu artinya, umat Islam bisa mulai menjalankan puasa Syawal sejak Minggu, 22 Maret 2026 (2 Syawal) hingga akhir bulan Syawal, yang diperkirakan berakhir pada Sabtu, 18 April 2026.

Dengan kata lain, per 6 April 2026, umat Muslim masih memiliki waktu sekitar 12 hari untuk menunaikan puasa enam hari tersebut. Rentang waktu ini memberi kelonggaran karena pelaksanaannya tidak harus dilakukan secara berurutan.

Baca juga :
Hukum Menikah di Bulan Syawal, Apakah Dianjurkan?

Satu hal menarik, puasa Syawal dapat digabungkan niatnya dengan puasa sunnah lain, seperti puasa Senin-Kamis. Mayoritas ulama membolehkan penggabungan niat ini, sebagaimana dijelaskan dalam kitab I’anatut Thalibin oleh Syaikh Abu Bakar Syatha.

Contohnya, jika seseorang ingin berpuasa pada hari Senin-Kamis sekaligus menunaikan puasa Syawal, maka cukup membaca niat gabungan. Pahalanya tetap didapat dari dua sisi, yakni puasa Senin dan puasa Syawal.

Baca juga :
Doa dan Amalan Rezeki Lancar-Berkah, Cocok Diamalkan di Bulan Syawal

Berikut contoh bacaan niat puasa gabungan:
"Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli wa yaumil itsnaini lillâhi ta‘âlâ"
Artinya: Saya niat puasa sunnah Syawal dan hari Senin esok hari karena Allah Ta’ala.

Bolehkah puasa Syawal dilakukan sebelum membayar utang puasa Ramadan?" Mengutip laman Nahdlatul Ulama, terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama. Namun, pandangan yang lebih kuat menyarankan agar utang puasa Ramadan diselesaikan terlebih dahulu, baru kemudian menunaikan puasa Syawal. (*)

Baca juga :
Apakah Puasa Syawal Harus Dilakukan Setiap Tahun?

Wallohu`alam

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Puasa Syawal Puasa Senin-Kamis Bulan Syawal Amalan Syawal

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777