https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Hukum Menonton Video Mukbang Saat Puasa

Muhammad Habib Saifullah | Minggu, 08/03/2026 19:01 WIB



Secara hukum fikih dasar, menonton video mukbang tidak membatalkan puasa, sebagaimana pendapat dari berbagai ulama. Ilustrasi menonton video mukbang saat puasa (Foto: Istockphoto)

Jakarta, Jurnas.com - Menonton video orang makan dalam porsi besar atau mukbang kerap muncul di beranda media sosial. Konten yang bisa menggugah selera makan ini kerap menjadi tontonan saat puasa.

Tetapi bagaimana hukum Islam melihat fenomena orang yang berpuasa tapi ikut menontot video mukbang?

Secara syariat, puasa merupakan ibadah yang mengharuskan umat Islam untuk menahan diri dari segala hal yang membatalkan, termasuk makan dan minum.

Baca juga :
Keutamaan Hari ke-29 Ramadan dan Doa yang Dianjurkan

Namun mengenai menonton video mukbang, secara hukum fikih dasar, menonton video mukbang tidak membatalkan puasa, sebagaimana pendapat dari berbagai ulama.

Hal ini dikarenakan aktivitas tersebut tidak termasuk dalam hal-hal yang membatalkan puasa secara fisik, seperti makan, minum, atau memasukkan benda ke dalam lubang tubuh secara sengaja.

Baca juga :
Tips Menjaga Kebugaran Tubuh Saat Mudik di Bulan Puasa Jelang Idul Fitri

Akan tetapi menonton video hidangan lezat atau mukbang saat puasa hukumnya makruh. Makruh artinya apabila dikerjakan akan mengurangi pahala puasa, tetapi jika ditinggalkan sempurnalah pahala puasa tersebut.

Berikut adalah beberapa perkara yang dapat membatalkan puasa:

Baca juga :
Jangan Sampai Sia-sia, Ini Perkara yang Membatalkan I`tikaf

1. Makan dan Minum dengan Sengaja

Makan atau minum dengan sengaja adalah perkara utama yang membatalkan puasa. Jika seseorang dengan sadar memasukkan makanan atau minuman ke dalam tubuh melalui mulut, puasanya menjadi batal.

Namun, jika hal ini terjadi karena lupa, maka puasanya tetap sah, dan ia bisa melanjutkan puasanya tanpa harus menggantinya di lain waktu.

2. Muntah dengan Sengaja

Muntah yang terjadi secara sengaja, misalnya dengan memasukkan jari ke dalam mulut atau memicu muntah dengan cara lain, dapat membatalkan puasa. Namun, jika muntah terjadi secara alami atau tidak disengaja, maka puasa tetap sah.

3. Berhubungan Suami Istri di Siang Hari

Melakukan hubungan suami istri saat sedang berpuasa secara langsung membatalkan puasa dan mewajibkan pelakunya untuk membayar kaffarah (denda), yaitu berpuasa selama dua bulan berturut-turut atau memberi makan 60 orang miskin, jika tidak mampu berpuasa.

4. Keluar Air Mani dengan Sengaja

Jika seseorang mengeluarkan air mani dengan sengaja, baik melalui masturbasi, ciuman, atau rangsangan fisik lainnya, maka puasanya batal. Namun, jika air mani keluar tanpa sengaja, seperti dalam mimpi basah, maka puasanya tetap sah.

5. Haid dan Nifas bagi Wanita

Wanita yang mengalami haid atau nifas selama berpuasa, meskipun terjadi beberapa saat sebelum waktu berbuka, maka puasanya batal. Ia wajib menggantinya di luar bulan Ramadan sesuai dengan jumlah hari yang ia tinggalkan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Video Mukbang Puasa Ramadan Fikih Puasa

Terpopuler

Kamis, 11/06/2026 06:06 WIB
Gaya Hidup

Peringatan Hari Bermain Sedunia, Ini Sejarah dan Tujuannya

Sabtu, 13/06/2026 17:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko

Jum'at, 12/06/2026 03:03 WIB
Olahraga

Jadwal Resmi Pertandingan Persib Bandung di ACC 2026/27

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777