https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Inilah Sosok yang Mengenalkan Taktik Parit di Perang Khandaq

Muhammad Habib Saifullah | Minggu, 08/03/2026 20:01 WIB



Perang Khandaq atau yang dikenal sebagai Perang Ahzab pada tahun 5 Hijriah mencatatkan sejarah besar dalam taktik militer Islam. Ilustrasi Salman Al Farisi, sahabat Nabi Muhammad SAW dari Persia penggagas strategi parit di perang khandaq (Foto: Arina)

Jakarta, Jurnas.com - Perang Khandaq atau yang dikenal sebagai Perang Ahzab pada tahun 5 Hijriah mencatatkan sejarah besar dalam taktik militer Islam.

Menghadapi kepungan koalisi 10.000 pasukan kafir Quraisy dan sekutunya, umat Muslim di Madinah berhasil memenangkan pertempuran melalui keunggulan strategi pertahanan parit yang belum pernah dikenal sebelumnya di jazirah Arab.

Sosok sentral di balik ide jenius ini adalah Salman al-Farisi, seorang sahabat Nabi asal Persia.

Baca juga :
Salman Al Farisi, Sahabat dari Iran Penggagas Strategi Perang Khandaq

Dalam musyawarah penentuan pertahanan kota, Salman mengusulkan taktik yang lazim digunakan di negeri asalnya saat menghadapi pengepungan musuh yang jumlahnya jauh lebih besar.

Ia menyarankan penggalian parit lebar di sekeliling wilayah yang rentan serangan guna menghambat pergerakan kavaleri lawan.

Baca juga :
Ilmuwan Dokumentasikan Taktik Perang ala Manusia Juga Digunakan Simpanse

Rasulullah SAW menyetujui usulan tersebut sebagai langkah taktis melindungi Madinah. Strategi ini sekaligus menunjukkan keterbukaan Islam terhadap inovasi teknologi dan pemikiran militer dari luar selama bertujuan untuk kemaslahatan dan pertahanan kedaulatan.

Seluruh pasukan Muslim kemudian dikerahkan untuk menggali parit di sisi utara Madinah, wilayah yang paling terbuka bagi serangan musuh, sementara sisi lainnya terlindungi secara alami oleh bukit batu tajam dan perkebunan kurma yang rapat.

Efektivitas parit ini sangat luar biasa karena dimensinya dibuat cukup lebar sehingga tidak bisa dilompati oleh kuda perang manapun, serta cukup dalam untuk menjerat prajurit yang mencoba turun.

Pasukan koalisi yang terbiasa dengan pola perang terbuka di padang pasir terpaksa tertahan selama berminggu-minggu dalam cuaca dingin ekstrem dengan logistik yang kian menipis.

Kombinasi antara hambatan fisik parit, kecerdasan untuk memecah persatuan musuh dari dalam, serta bantuan badai pasir yang menghancurkan perkemahan lawan akhirnya memaksa pasukan koalisi mundur tanpa hasil.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Perang Khandaq Salman Al-Farisi Taktik Perang Strategi Parit

Terpopuler

Kamis, 11/06/2026 06:06 WIB
Gaya Hidup

Peringatan Hari Bermain Sedunia, Ini Sejarah dan Tujuannya

Sabtu, 13/06/2026 17:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko

Jum'at, 12/06/2026 03:03 WIB
Olahraga

Jadwal Resmi Pertandingan Persib Bandung di ACC 2026/27

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777