https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Golongan yang Wajib Menjalankan Puasa Ramadan

Muhammad Habib Saifullah | Rabu, 18/02/2026 15:30 WIB



Puasa Ramadan diwajibkan bagi setiap Muslim. Namun kewajiban tersebut hanya berlaku bagi orang yang memenuhi sejumlah syarat tertentu menurut ketentuan fikih. Ilustrasi - seorang perempuan sedang sahur di bulan Ramadan (Foto: tirto)

Jakarta, Jurnas.com - Puasa Ramadan merupakan ibadah yang memiliki ketentuan khusus. Tidak semua orang dikenai kewajiban yang sama. Dalam fikih, seseorang baru dibebani kewajiban puasa apabila memenuhi syarat wajib puasa.

Dasar kewajiban puasa terdapat dalam Al-Qur’an, sebagaimana Allah SWT berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ

"Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa." (QS Al-Baqarah: 183)

Ayat tersebut menunjukkan bahwa kewajiban puasa ditujukan kepada orang beriman dengan kriteria tertentu.

Berikut ini syarat wajib puasa Ramadan:

1. Beragama Islam

Puasa hanya diwajibkan kepada seorang Muslim. Orang yang belum memeluk Islam tidak dikenai kewajiban ibadah puasa.

2. Balig (Dewasa)

Anak-anak belum diwajibkan berpuasa. Kewajiban berlaku setelah seseorang mencapai balig, yang ditandai mimpi basah bagi laki-laki atau haid bagi perempuan. Meski demikian, anak-anak dianjurkan mulai dilatih berpuasa sejak dini.

3. Berakal Sehat

Orang yang tidak memiliki kesadaran atau mengalami gangguan akal tidak dibebani kewajiban ibadah. Dalam hukum Islam, taklif (beban hukum) berlaku hanya kepada orang berakal.

4. Mampu Menjalankan Puasa

Seseorang wajib berpuasa jika secara fisik mampu. Orang yang sakit berat atau kondisi tertentu yang membahayakan kesehatan mendapat keringanan untuk tidak berpuasa dan menggantinya sesuai ketentuan.

5. Tidak Sedang Haid atau Nifas

Perempuan yang sedang haid atau nifas tidak diwajibkan berpuasa pada saat itu. Setelah suci, ia wajib mengganti puasa di hari lain.

6. Mukim (Tidak dalam Perjalanan)

Orang yang sedang melakukan perjalanan jauh (musafir) mendapat keringanan untuk tidak berpuasa. Ia boleh menggantinya setelah perjalanan selesai.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

syarat wajib puasa siapa wajib puasa hukum puasa ramadan

Terpopuler

Sabtu, 13/06/2026 17:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Minggu, 14/06/2026 12:10 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Jerman vs Timnas Curacao

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777