https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mengenal Tradisi Meugang, Cara Masyarakat Aceh Sambut Ramadan

Muhammad Habib Saifullah | Selasa, 17/02/2026 14:01 WIB



Menjelang datangnya bulan Ramadan, masyarakat Aceh memiliki tradisi khas yang dikenal sebagai meugang. Warga Dusun Lhok Pungki Desa Gunci mengolah daging dalam acara tradisi meugang menjelang bulan Ramadhan 1447 H di dapur bersama hunian darurat Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Aceh (Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Jakarta, Jurnas.com - Menjelang bulan suci Ramadan, masyarakat Aceh menjalankan tradisi yang dikenal dengan sebutan meugang. Kegiatan ini dilakukan beberapa hari sebelum puasa dimulai dan menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat setempat.

Meugang ditandai dengan penyembelihan hewan ternak, terutama sapi atau kambing. Daging yang diperoleh kemudian dimasak dan disantap bersama keluarga. Aktivitas tersebut dilakukan hampir di seluruh wilayah Aceh, baik di kota maupun desa.

Catatan sejarah menyebut tradisi meugang telah ada sejak masa Kesultanan Aceh. Pada masa itu, penguasa kerajaan membagikan daging kepada rakyat menjelang hari-hari besar Islam seperti Ramadan, Idulfitri, dan Iduladha. Kebiasaan tersebut kemudian berkembang menjadi tradisi masyarakat.

Baca juga :
9 Tradisi Unik Syawalan di Indonesia, dari Lebaran Ketupat-Meugang Aceh

Selain sebagai persiapan menyambut Ramadan, meugang juga berkaitan dengan hubungan sosial. Keluarga yang memiliki rezeki lebih biasanya membagikan daging kepada kerabat, tetangga, serta masyarakat yang membutuhkan.

Tradisi ini membuat aktivitas pasar daging meningkat menjelang Ramadan. Penjual dan pembeli memadati pasar tradisional untuk memperoleh bahan masakan. Kegiatan tersebut berlangsung hampir serentak di berbagai daerah di Aceh.

Baca juga :
18 Ucapan Menyambut Ramadan 2026 yang Penuh Makna dan Menyentuh Hati

Dalam pelaksanaannya, daging meugang diolah menjadi berbagai masakan khas. Hidangan kemudian dimakan bersama anggota keluarga di rumah. Makan bersama menjadi bagian penting dari tradisi karena berkaitan dengan kebersamaan menjelang bulan puasa.

Selain dimaknai sebagai kegiatan kuliner, meugang juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial. Masyarakat saling berkunjung dan berbagi makanan. Tradisi ini memperkuat interaksi antarwarga sebelum memasuki Ramadan.

Baca juga :
Tradisi Sambut Ramadan di Berbagai Belahan Dunia
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

meugang aceh tradisi ramadan aceh sambut ramadan budaya aceh

Terpopuler

Sabtu, 13/06/2026 17:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Minggu, 14/06/2026 12:10 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Jerman vs Timnas Curacao

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777