https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ini Hari-hari yang Dilarang untuk Puasa Qadha Ramadan

Muhammad Habib Saifullah | Sabtu, 17/01/2026 19:51 WIB



Berikut enam hari yang dilarang untuk qadha puasa Ramadan Ilustrasi - Hari-hari yang dilarang untuk menunaikan puasa qadha Ramadan (Foto: Pexels/hello aesthe)

Jakarta, Jurnas.com - Mengganti puasa Ramadan atau qadha puasa merupakan kewajiban bagi umat Islam yang meninggalkan puasa karena uzur syar’i, seperti sakit, safar, haid, atau nifas.

Namun, tidak semua hari boleh digunakan untuk qadha puasa. Dalam Islam, terdapat hari-hari tertentu yang diharamkan untuk berpuasa, termasuk puasa qadha.

Berikut enam hari yang dilarang untuk qadha puasa Ramadan.

1. Hari Tasyrik (11–13 Dzulhijjah)

Islam melarang umat Muslim berpuasa pada tiga hari setelah Idul Adha, yakni tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Ketiga hari ini disebut Hari Tasyrik merupakan waktu untuk makan, minum, dan berdzikir kepada Allah, sehingga puasa termasuk puasa qadha tidak boleh dilakukan.

Baca juga :
Keutamaan Hari ke-29 Ramadan dan Doa yang Dianjurkan

2. Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha

Pada tanggal 1 Syawal (Idul Fitri) dan tanggal 10 Dzulhijjah (Idul Adha), Rasulullah SAW melarang berpuasa dalam bentuk apa pun, termasuk qadha. Hari-hari ini adalah waktu untuk merayakan kemenangan dan ketaatan setelah puasa, sehingga tidak dibenarkan berpuasa.

3. Hari Jumat Secara Khusus

Puasa yang hanya jatuh pada hari Jumat sendiri tanpa didahului atau diikuti oleh hari lain tidak dianjurkan, termasuk untuk mengganti qadha. Dalam hadis disebutkan agar tidak berpuasa hanya pada hari Jumat tanpa ada puasa sebelum atau sesudahnya.

Baca juga :
Tips Menjaga Kebugaran Tubuh Saat Mudik di Bulan Puasa Jelang Idul Fitri

4. Hari yang Diragukan (Hari Syak)

Hari Syak adalah hari terakhir bulan Syaban yang tidak jelas apakah sudah masuk Ramadan atau belum. Islam melarang berpuasa pada hari yang masih diragukan statusnya (yaum ash-syakk), karena tidak jelas apakah puasa itu akan dihitung sebagai puasa Ramadan atau bukan.

5. Hari yang Dilarang bagi Istri Tanpa Izin Suami

Menurut hadis Nabi SAW, seorang istri tidak boleh berpuasa (termasuk qadha) saat suaminya berada di rumah, kecuali dengan izin suaminya. Ini merupakan bagian dari adab dalam kehidupan keluarga untuk menjaga hak suami istri.

Baca juga :
Jangan Sampai Sia-sia, Ini Perkara yang Membatalkan I`tikaf

6. Hari Arafah (9 Dzulhijjah) dalam Kondisi Tertentu

Meskipun secara umum puasa pada Hari Arafah adalah sunnah bagi yang tidak sedang berhaji, menyebut bahwa ada pengecualian dalam konteks qadha saat ibadah haji, sebagaimana Nabi SAW pernah berbuka pada hari tersebut ketika ia berada di Wukuf Arafah. Namun secara umum puasa qadha pada Hari Arafah tetap dimakruhkan jika bertujuan hanya mengganti puasa Ramadan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Puasa Qadha Puasa Ramadan Hari Dilarang Puasa

Terkini | Selasa, 16/06/2026 22:00 WIB

Terpopuler

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Sabtu, 13/06/2026 17:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777