https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Asal Usul Penamaan Bulan Rajab dan Makna Kesuciannya

Agus Mughni | Senin, 12/01/2026 21:15 WIB



Bulan Rajab menempati posisi istimewa dalam kalender Hijriah. Sebagai bulan ke-7 dan termasuk salah satu dari empat bulan suci dalam Islam Ilustrasi Asal Usul Penamaan Bulan Rajab dan Makna Kesuciannya - Bulan Rajab (Foto: RRI)

Jakarta, Jurnas.com - Bulan Rajab menempati posisi istimewa dalam kalender Hijriah. Sebagai bulan ke-7 dan termasuk salah satu dari empat bulan suci dalam Islam, Rajab sejak lama dimaknai sebagai simbol keagungan, kedamaian, dan masa persiapan menuju bulan-bulan penuh berkah berikutnya.

Dikutip dari berbagai sumber, nama Rajab berasal dari kata tarjīb dalam bahasa Arab, yang berarti mengagungkan atau memuliakan. Penamaan ini mencerminkan penghormatan tinggi terhadap bulan Rajab, tradisi yang sudah dikenal sejak masa Arab Jahiliyah dan kemudian ditegaskan dalam ajaran Islam.

Sejumlah ulama bahasa seperti Abu Ubaidah dan Al-Asma’iy menyebutkan bahwa Rajab juga berakar dari kata rujbah, yakni kayu bercabang penyangga pohon kurma. Makna ini melambangkan kekokohan, kehormatan, dan posisi penting Rajab dalam struktur waktu keagamaan.

Baca juga :
Lima Keistimewaan Bulan Rajab Dalam Pandangan Islam

Pada masa pra-Islam, Rajab dikenal dengan sebutan Munashshilul Asinnah, yang berarti mencabut mata tombak dan panah. Julukan ini menggambarkan tradisi masyarakat Arab yang menghentikan peperangan dan permusuhan selama Rajab sebagai bentuk penghormatan terhadap kesuciannya. Bahkan, larangan perang di bulan ini telah dikenal sejak masa Nabi Ibrahim AS.

Dalam Islam, kemuliaan Rajab ditegaskan dalam Al-Qur’an dan hadis. Rajab termasuk dalam Asyhurul Hurum sebagaimana disebutkan dalam QS. At-Taubah ayat 36, dan Rasulullah SAW menjelaskan bahwa empat bulan suci itu adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Pada bulan-bulan ini, amal kebaikan bernilai lebih besar, begitu pula larangan berbuat zalim.

Baca juga :
Inilah 7 Tradisi Isra Miraj di Indonesia yang Sarat Makna

Rajab juga dikenal dengan nama Al-Asham, yang berarti “sunyi”, merujuk pada tidak terdengarnya suara peperangan. Selain itu, Rajab disebut sebagai bulan Al-Ashabb, karena rahmat Allah SWT diyakini tercurah lebih luas. Tak heran jika Rasulullah SAW menganjurkan umatnya berdoa dan memohon keberkahan di bulan ini sebagai pengantar menuju Sya’ban dan Ramadhan.

Hingga kini, penamaan Bulan Rajab bukan sekadar istilah penanggalan, melainkan cerminan nilai spiritual yang diwariskan lintas zaman. Rajab menjadi momentum refleksi, memperbanyak amal, dan menata hati sebelum memasuki puncak ibadah di bulan Ramadhan. (*)

Baca juga :
Amalan Jumat Terakhir Bulan Rajab 2026 yang Bertepatan dengan Isra Miraj
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Bulan Rajab Sejarah bulan Rajab Keutamaan Rajab

Terkini | Rabu, 17/06/2026 02:13 WIB

Terpopuler

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

Minggu, 14/06/2026 12:10 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Jerman vs Timnas Curacao

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777