https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Rupiah Diprediksi Menguat pada Akhir Tahun

Vaza Diva | Rabu, 31/12/2025 12:10 WIB



Nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak terbatas namun cenderung menguat pada perdagangan menjelang penutupan tahun 2025. Uang rupiah

Jakarta, Jurnas.com - Nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak terbatas namun cenderung menguat pada perdagangan menjelang penutupan tahun 2025.

Rupiah diproyeksikan berada di rentang Rp16.700 hingga Rp16.770 per dolar AS, seiring sentimen global dan domestik yang relatif berimbang.

Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, menyebut faktor eksternal menjadi salah satu pendorong penguatan rupiah, terutama risalah rapat bank sentral Amerika Serikat (The Fed) yang memberi sinyal peluang penurunan suku bunga pada tahun mendatang.

Baca juga :
DPR Minta BI Jaga Nilai Tukar Rupiah di Level Rp16.000

"Rupiah hari ini diperkirakan diperdagangkan menguat di kisaran Rp16.700 - Rp16.770 dipengaruhi oleh faktor global di antaranya risalah hasil rapat the Fed periode December yang masih akan memberikan ruang penurunan bunga tahun depan kata Rully," katanya.

Dari dalam negeri, Rully menilai Bank Indonesia masih akan aktif menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi di pasar valuta asing, khususnya hingga akhir tahun.

Baca juga :
Pidato Prabowo soal Dolar AS Jangan Jadi Alat Propaganda Politik

"Dari domestik, kemungkinan BI masih akan stand by di pasar untuk melakukan intervensi dan menjaga rupiah tetap kuat sampai akhir perdagangan," ujar dia.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Doo Financial Futures, Ariston Tjendra, menilai pergerakan rupiah cenderung terbatas karena aktivitas pasar sudah menurun di penghujung tahun.

Baca juga :
Legislator Pertanyakan Kredibilitas BI Usai Rupiah Signifikan Melemah

"Ini sudah di akhir tahun, kelihatannya tidak banyak pergerakan karena permintaan kemungkinan jauh berkurang. Potensi kisaran pergerakan ada di Rp16.700-Rp16.780 per dolar AS," ujar Ariston.

Ariston menambahkan, ketegangan geopolitik global mulai dari China, Taiwan hingga Rusia, Ukraina masih menopang penguatan dolar AS. Namun, dampaknya terhadap rupiah dinilai kecil karena pelemahan permintaan di pasar valuta asing.

Pada pembukaan perdagangan Rabu, rupiah tercatat menguat 34 poin atau sekitar 0,20 persen dan berada di posisi Rp16.737 per dolar AS.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Nilai tukar rupiah tahun 2025 Rully Nova Dolar AS

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777