https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ini Sejarah Masuknya Satelit ke Indonesia

Vaza Diva | Senin, 15/09/2025 12:01 WIB



Sejarah satelit Indonesia dimulai pada 8 Juli 1976, ketika Satelit Palapa A1 diluncurkan dari Kennedy Space Center, Amerika Serikat Ilustrasi - satelit (Foto: detik)

Jakarta, Jurnas.com - Indonesia punya cerita panjang tentang bagaimana satelit menjadi bagian penting dalam menyatukan negeri kepulauan ini. Dengan ribuan pulau yang membentang dari barat hingga timur, satelit hadir sebagai solusi agar komunikasi tidak terputus dan seluruh rakyat bisa terhubung.

Sejarah satelit Indonesia dimulai pada 8 Juli 1976, ketika Satelit Palapa A1 diluncurkan dari Kennedy Space Center, Amerika Serikat. Saat itu, Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang memiliki satelit komunikasi sendiri. Nama “Palapa” diambil dari sumpah Mahapatih Gajah Mada, simbol persatuan nusantara.

Peluncuran Palapa bukan hanya tonggak teknologi, tapi juga simbol politik dan budaya. Dengan satelit ini, siaran televisi, radio, dan telepon bisa menjangkau hingga pelosok negeri. Untuk pertama kalinya, rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke bisa menyaksikan peristiwa nasional secara serentak.

Baca juga :
Marc Klok Sebut Kemenangan atas PSM Sangat Spesial

Setelah Palapa A1, Indonesia terus meluncurkan generasi satelit baru, mulai dari Palapa B2, B4, hingga C2. Setiap generasi membawa peningkatan kapasitas dan teknologi. Palapa bahkan sempat menjadi simbol kejayaan Indonesia di mata dunia internasional.

Di era berikutnya, muncul satelit komersial seperti Indostar, Telkom, dan Garuda-1. Kehadiran satelit-satelit ini memperluas layanan komunikasi, termasuk siaran televisi berbayar dan layanan internet.

Baca juga :
Asisten Pelatih Persib Puji Mental Pemainnya Usai Tundukkan PSM

Memasuki abad ke-21, kebutuhan akan internet cepat membuat peran satelit semakin penting. Dari sinilah lahir proyek Nusantara Satu (2019) hingga Nusantara 5 yang baru diluncurkan. Satelit-satelit ini dirancang untuk memperkuat konektivitas digital nasional, terutama di daerah yang sulit dijangkau jaringan fiber optik.

Nusantara 5, misalnya, mampu menyediakan kapasitas internet besar yang bisa dipakai untuk pendidikan, kesehatan, perdagangan, bahkan keamanan nasional. Dengan satelit ini, diharapkan tidak ada lagi daerah yang disebut “blank spot”.

Baca juga :
Beasiswa BIB Kemenag Buka Jalur Akselerasi, Ini Jadwal-Link Pendaftarannya
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Satelit Indonesia Nusantara 5 Palapa A1

Terkini | Kamis, 11/06/2026 23:40 WIB

Humanika

Begini Urutan Memotong Kuku Sesuai Sunnah Rasulullah agar Berpahala

News

ASDP Salurkan Rp 1 Miliar Perkuat Infrastruktur Desa Adat dan Budaya Bali

News

MUI Minta Hukuman Pelaku LGBT Lebih Berat dari Perzinaan

News

Gandeng LAN, Kemnaker Perkuat MagangHub untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja

News

Kejagung Tetapkan Orang Kepercayaan Sony Sonjaya Tersangka Korupsi MBG

News

Iran Kembali Blokir Selat Hormuz, Kapal Diminta Menunggu

News

63.813 Jemaah Haji Tiba di Tanah Air, Kemenhaj Ingatkan Spirit Kemabruran

News

Meski Saling Serang, Perundingan AS-Iran Dikabarkan Terus Berjalan

News

Kementrans Siapkan Bali jadi Pusat Promosi Kawasan Transmigrasi Indonesia

News

Demo Cipayung Plus, Desak Pencopotan Menkeu hingga Tolak Kenaikan Harga BBM

News

Piala Dunia 2026 Dinilai Mampu Ciptakan Efek Berganda bagi Ekonomi Lokal

News

Wamenperin: Industri Tekstil Kokoh Hadapi Gejolak Rupiah dan Pasar Modal

News

Kemendagri Usul Rp1 Triliun Insentif Fiskal untuk Daerah Berprestasi

News

Kejagung: Hery Susanto Terima Rumah Terkait Korupsi Tambang Nikel

News

KPK Tetapkan 5 Tersangka Suap Hasil Audit BPK Muara Enim

Gaya Hidup

10 Tokoh yang Wajahnya Pernah Menghiasi Uang Dolar AS

News

KWP Gandeng BNI Salurkan Ribuan Paket Alat Tulis Jelang Masuk Sekolah

News

Komisi VII DPR Dorong Kenaikan Plafon KUR Jadi Rp350 Triliun pada 2027

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777