https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Inilah Profil Nadiem Makarim yang Jadi Tersangka Korupsi Chromebook

Vaza Diva | Sabtu, 06/09/2025 10:30 WIB



Ini profil Nadiem Makarim yang telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi laptop Chromebook oleh Kejaksaan Agung Kejagung menetapkan Nadiem Makarim sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan laptop

Jakarta, Jurnas.com - Nama Nadiem Anwar Makarim kembali menjadi sorotan publik setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.

Sebelumnya, Nadiem dikenal luas sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) pada periode pemerintahan Presiden Joko Widodo tahun 2019–2024.

Lahir di Singapura pada 4 Juli 1984, Nadiem merupakan putra dari pasangan Nono Anwar Makarim, seorang pengacara sekaligus aktivis, dan Atika Algadri, penulis lepas yang juga cucu tokoh perintis kemerdekaan Indonesia, Hamid Algadri.

Baca juga :
Kejagung Usut Dugaan Manipulasi Harga Ekspor Sawit Libatkan 10 Perusahaan

Kariernya di dunia bisnis melesat setelah mendirikan aplikasi transportasi daring Gojek pada 2010. Aplikasi ini semakin populer setelah hadir di platform Android pada 2015, menjadikan Nadiem sebagai salah satu pengusaha muda paling berpengaruh di Indonesia.

Dalam hal pendidikan, perjalanan Nadiem cukup berwarna. Ia menempuh sekolah menengah di Jakarta dan Singapura, sebelum melanjutkan kuliah di Brown University, Amerika Serikat, mengambil jurusan Hubungan Internasional. Ia juga sempat mengikuti program pertukaran di London School of Economics. Gelar MBA kemudian diraihnya dari Harvard Business School pada 2009.

Baca juga :
Hukum yang Kehilangan Nurani, Negara Kehilangan Masa Depan

Langkah Nadiem ke dunia pemerintahan dimulai pada 23 Oktober 2019, ketika Presiden Jokowi menunjuknya sebagai Mendikbud dalam Kabinet Indonesia Maju. Setelah itu, ia memimpin kementerian hasil penggabungan, yakni Kemendikbudristek.

Beberapa kebijakan penting yang digagas antara lain:

Baca juga :
Kejagung Tetapkan Eks Anggota Ombudsman Tersangka Perintangan Penyidikan

1. Merdeka Belajar

Menekankan fleksibilitas kurikulum dan ruang kreativitas bagi siswa.

2. Kampus Merdeka

Membuka kesempatan mahasiswa belajar di luar kampus, baik melalui magang, riset, maupun proyek sosial.

3. Transformasi Digital Pendidikan

Dengan mendorong teknologi sebagai sarana utama pembelajaran jarak jauh, terutama saat pandemi COVID-19.

Meski sejumlah programnya menuai apresiasi, tak sedikit pula kritik yang muncul terkait kesiapan infrastruktur serta pelaksanaan di daerah.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Nadiem Makarim Kejaksaan Agung Korupsi Laptop Chromebook

Terkini | Kamis, 30/07/2026 05:01 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777