https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ini yang Harus Dipahami Santri dan Pelajar Agar Bertindak Positif, Kreatif, dan Aman di Internet

Syafira | Kamis, 08/06/2023 10:54 WIB



Ini yang Harus Dipahami Santri dan Pelajar Agar Bertindak Positif, Kreatif, dan Aman di Internet Ilustrasi dokumen digital. (Foto: Dok. Ist)

Jurnas.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB, kembali menggelar webinar literasi digital untuk komunitas pendidikan madrasah dan pesantren di Lombok Timur (Lotim), Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (8/6).

Sejumlah madrasah dan pondok pesantren (ponpes) yang ikut bergabung dalam diskusi virtual bertajuk ”Positif, Kreatif, dan Aman di Internet” itu, antara lain: MA Unwanul Falah NW Pancor, MTsN 1 Lombok Timur, MTs Al-Ikhlas Setungkep, MTsN 3 Lotim, MAN Insan Cendekia Lotim, MAS Muallimin NW Anjani, MTs Muallimin NW Anjani, MA Mu’allimat NW Anjani, MA/MTs NW Korleko, MAN 1 Selong, dan MTs NW Talun, Lombok Timur.

Tampil sebagai narasumber, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB Muhammad Amin mengatakan, tingginya jumlah pengguna internet di Indonesia terbukti telah memunculkan berbagai dampak di masyarakat, baik positif maupun negatif.

Baca juga :
Guru Ngaji di Surabaya Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual

”Internet itu bersifat terbuka, diakses oleh semua kalangan, tua maupun muda. Bagi orangtua yang ’sebagian besar’ sudah memiliki kontrol diri yang baik, dampak negatif internet dapat dieliminir,” tutur Amin dalam webinar yang dipandu moderator Pingkan Maukar itu.

Namun, lanjut Amin, tidak demikian halnya dengan remaja dan anak-anak. Mereka umumnya masih sangat labil dalam hal pemikiran dan sikap. Sehingga, keberadaan konten internet yang tidak aman dapat berdampak pada tumbuh kembang remaja dan anak-anak.

Baca juga :
MUI: Pelaku Pelecehan Santri di Ponpes Pati Harus Dihukum Maksimal

”Terlebih kita tidak mengetahui siapa dan apa yang bersembunyi di balik layar. Semua orang harus tahu cara aman, tips dan trik keamanan saat menjelajahi web di internet,” ujar Amin.

Muhammad Amin menegaskan, menggunakan internet secara positif, kreatif, sehat dan aman bagi remaja sangat diperlukan untuk dipahami. Hal itu dapat dilakukan melalui pembelajaran dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat, maupun komunitas pendidikan madrasah dan pesantren.

Baca juga :
Legislator PKS: HARBA PII Meneguhkan Ideologi Pelajar di Era Disrupsi

”Tips yang dapat membantu agar positif, kreatif, dan aman berinternet, yakni: gunakan internet untuk mengakses konten yang positif; hapus malware; pop-up, dan iklan yang tidak diinginkan; validasi link yang mencurigakan; periksa pengaturan privasi Anda. Ingat, posting itu bersifat permanen; buat password yang ’kuat’; jangan pernah mengungkapkan informasi pribadi; hati-hati terhadap berita palsu; dan tahu cara memblokir atau melaporkan konten,” rinci Muammad Amin.

Dari perspektif budaya digital, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lombok Timur Sirojudin mengajak para santri pengguna internet di Lombok untuk bersama-sama melestarikan budaya dan kearifan lokal dalam bentuk konten digital. ”Selain menunjukkan rasa bangga atas budaya sendiri, konten digital juga dapat menjadi ajang promosi pariwisata,” jelasnya.

Sementara penyanyi Nelly Carey, yang bertindak selaku key opinion leader diskusi berpesan, pengguna digital selalu menjaga keamanan digital dengan cara melindungi sistem digital, seperti komputer dan jaringan, dari penyadapan informasi, pencurian, atau kerusakan pada perangkat keras, perangkat lunak. ”Penting untuk menjaga data elektronik dari gangguan atau penyesatan layanan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, diskusi literasi digital pada lingkup komunitas merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga 2024.

Tahun ini, program #literasidigitalkominfo dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program Kemenkominfo yang berkolaborasi dengan Siberkreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.

Program IMCD tahun ini menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman.

Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kemenkominfo IMCD Internet Pelajar Santri

Terpopuler

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Sabtu, 13/06/2026 17:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

Minggu, 14/06/2026 12:10 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Jerman vs Timnas Curacao

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777