https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Bikin Udara Bersih, Indonesia Butuh Dana Rp4.002 triliu

Redaksi | Kamis, 30/03/2023 23:13 WIB



Sri Mulyani Menyebut untuk Bikin Udara Bersih, Indonesia Butuh Dana Rp4.002 triliun Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. (Foto dok. Humas Kemenkeu)

Jakarta, Jurnas,com - Indonesia telah mengambil beberapa langkah untuk mendukung komitmen net-zero emission . Bahkan baru-baru ini, Indonesia telah mengirimkan enhanced national determined contribution (NDC) ke Sekretariat United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC).

Hal ini, ditegaskan Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, dalam Southeast Asia Development Symposium (SEADS) 2023: Imagining A Net-Zero ASEAN di Nusa Dua, Kamis (30/3/2023). Ia menyebut, pada awalnya, ditargetkan pengurangan emisi karbon hingga 29% dengan usaha kita sendiri, dan 41% dengan dukungan internasional dan global.

"Sekarang telah direvisi, pengurangan emisi karbon dari yang tadinya 29% menjadi 31,89% dengan usaha kita sendiri, kemudian pengurangan emisi dari yang tadinya 41% menjadi 43,2% dengan dukungan global," ujar Sri Mulyani, dalam keterangannya diterima di Jakarta, kamis (30/3/2023).

Baca juga :
Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara Terkait Pemerasan Sertifikasi K3

Enhanced NDC adalah transisi menuju NDC Indonesia yang diperbarui yang telah diutamakan ke strategi pertumbuhan rendah karbon dan ketahanan iklim jangka panjang. Ini bukan hanya satu dokumen terpisah.

"Komitmen kami sudah terintegrasi dengan strategi pertumbuhan rendah karbon dan ketahanan iklim jangka panjang pada tahun 2050. Ini adalah visi kami agar Indonesia mencapai net-zero emission pada tahun 2060 atau bahkan lebih cepat dari itu," tegas Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini.

Baca juga :
Presiden Lebanon Siap Tempuh Cara Mustahil Setop Perang

Seperti yang dikatakan oleh Presiden Asian Development Bank (ADB) Masatsugu Asakawa, untuk mencapai komitmen tersebut, pembiayaan sangatlah penting, karena tidak bisa hanya memiliki komitmen tanpa sumber daya yang cukup untuk mendukungnya.

Menurut perkiraan, total pendanaan iklim yang diperlukan untuk mencapai NDC kita adalah Rp4.002 triliun atau USD281 miliar hingga tahun 2030. Jumlah ini diproyeksikan akan terpenuhi dengan adanya investasi publik dan swasta. APBN tak mampu sendirian membiayai anggaran sebanyak itu,

Baca juga :
Pemerintah Ajak Anak Muda Jadi Pelopor Pembangunan Kawasan Transmigrasi

"Kumulatif belanja dari budget kita sendiri, APBN hingga 2021 adalah Rp313 triliun. Itu hanya 8% dari total kebutuhan investasi. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita semua untuk dapat merancang kerangka kebijakan dan peraturan yang tepat, serta iklim investasi sehingga kita dapat menarik lebih banyak partisipasi swasta baik domestik maupun global," jelas Sri Mulyani.

Indonesia pun juga mengundang banyak dermawan untuk berpartisipasi dalam komitmen penting semacam ini. Pemerintah telah mengeluarkan sejumlah insentif fiskal, serta inovasi pembiayaan untuk menjembatani kesenjangan dan menciptakan dana katalis untuk investasi dalam proyek hijau dan mengembangkan industri hijau.

"Insentif tersebut antara lain tax holiday, tax allowance, fasilitas PPN, bahkan pajak properti. Kami juga menemukan instrumen, seperti menerbitkan sukuk hijau dan obligasi SDG di tingkat global dan domestik. Obligasi SDG dan obligasi sukuk hijau kami diharapkan akan mengurangi 10,6 juta emisi CO2," pungkas Sri Mulyani.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Menkeu Sri Mulyani emisi karbon NDC

Terkini | Minggu, 28/06/2026 07:17 WIB

Terpopuler

Sabtu, 27/06/2026 02:02 WIB
Humanika

27 Juni 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini

Kamis, 25/06/2026 11:43 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Jerman vs Ekuador

Jum'at, 26/06/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Norwegia

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777