https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Dorong Pertanian Berdaya Saing, Kementan Masifkan Pemanfaatan Alsintan

Rizki Ramadhan | Selasa, 21/03/2023 15:10 WIB



Dorong pertanian berdaya saing, Kementan masifkan pemanfaatan Alsintan Pembukaan Pelatihan Teknis Mekanisasi dan Manajemen Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) bagi Kelompok Tani.

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo menyatakan, teknologi dan sumber daya manusia (SDM) yang mampu menguasai teknologi
menjadi penentu peningkatan produktivitas dan daya saing pertanian Indonesia.

Teknologi di lingkup pertanian yakni alat dan mesin pertanian (Alsintan). Pemanfaatan alsintan dapat membantu petani dalam meningkatkan produktivitas dan pendapatan mereka.

"Produktivitas dan daya saing tentunya bisa ditingkatkan dengan pemanfaatkan teknologi, inovasi, jejaring, dan kerja sama yang kuat," tutur Mentan Syahrul.

Baca juga :
Tempo Bantah Klaim Kementan, Sebut Sudah Jalankan PPR Dewan Pers

Selain mampu mempercepat kegiatan pertanian seperti dalam pengolahan tanah, periode masa tanam hingga pascapanen, alsintan pun terbukti mampu dalam memberikan nilai tambah sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi kunci pembangunan pertanian adalah meningkatnya produktivitas dan menurunnya cost produksi.

Baca juga :
Geledah Rumah Eks Sekjen Kementan, KPK Sita Dokumen dan Mobil

Produk pertanian Indonesia akan kalah bersaing di pasar global dengan komoditas yang sama dari negara lain atau impor jika harganya masih mahal. Oleh karena itu, pembangunan pertanian ke depan difokuskan pada peningkatan produktivitas sekaligus menekan ongkos produksi.

"Alat dan mesin pertanian sebagai solusi pembangunan pertanian kita," tutur Dedi dalam sambutannya pada Pembukaan Pelatihan Teknis Mekanisasi dan Manajemen Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) bagi Kelompok Tani.

Baca juga :
KPK Tetapkan Eks Sekjen Kementan Tersangka Kasus Pemerasan TKA

Di samping itu, kerja sama kelompok tani pun harus ditingkatkan dalam memanfaatkan dan memelihara alsintan yang telah diperoleh. Alsintan yang diperoleh kelompok tani dapat dimanfaatkan juga sebagai peluang bisnis di perdesaan.

"Dengan terbentuknya manajemen UPJA yang baik, kelompok tani mampu meningkatkan kesejateraan bersama," ujar Dedi.

Terakhir, Kepala BPPSDMP berharap petani mengimplementasikan materi yang didapatkan selama mengikuti pelatihan dalam kelompok tani masing-masing.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Pertanian Berdaya Saing Kementan Mentan SYL Alsintan BPPSDMP Dedi Nursyamsi

Terpopuler

Jum'at, 03/07/2026 03:03 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Australia vs Mesir

Kamis, 02/07/2026 07:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Aljazair

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777