https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ancaman Perubahan Iklim Harus Diantisipasi secara Menyeluruh

Aliyudin Sofyan | Jum'at, 14/10/2022 13:57 WIB



Dampak perubahan iklim yang berpotensi mengimbas sejumlah sektor kehidupan di tanah air harus segera dipersiapkan langkah strategisnya untuk menjawab berbagai kemungkinan yang terjadi. Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat (Foto: Muti/Jurnas.com)

Jakarta, Jurnas.com - Data dan informasi terkait ancaman perubahan iklim harus ditindaklanjuti dalam bentuk perencanaan dan aksi yang terukur dan menyeluruh untuk menjawab potensi ancaman yang akan terjadi.

"Sejumlah data dan informasi terkait dampak perubahan iklim harus segera dimanfaatkan sebagai dasar perencanaan aksi untuk menjawab potensi ancaman di berbagai bidang akibat perubahan iklim," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, Jumat (14/10).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, perubahan iklim yang terus terjadi bisa berdampak buruk terhadap 600 juta orang yang tinggal di wilayah pesisir.

Baca juga :
Pemanasan Global Disebut 5.000 Kali Lebih Cepat dari Evolusi Padi

Hal itu diungkapkannya dalam Pertemuan Tingkat Menteri ke-8 yang merupakan bagian dari rangkaian Pertemuan Tahunan International Monetary Fund dan World Bank Group 2022, Koalisi Menteri Keuangan untuk Aksi Iklim (Coalition of Finance Ministers for Climate Action), di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (13/10).

Menurut Lestari, dampak perubahan iklim yang berpotensi mengimbas sejumlah sektor kehidupan di tanah air harus segera dipersiapkan langkah strategisnya untuk menjawab berbagai kemungkinan yang terjadi.

Baca juga :
3 Ribu Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Teken Bantuan Perbaikan

Selain mengancam kawasan pesisir, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, perubahan iklim juga berpotensi mengganggu produktivitas pangan nasional, daya tahan infrastruktur serta ancaman bencana di sejumlah daerah.

Bencana alam banjir dan tanah longsor yang terjadi di Bogor beberapa hari terakhir ini misalnya, tambah Rerie, merupakan peristiwa yang memperlihatkan daya dukung lingkungan yang tidak mampu lagi menghadapi dampak cuaca ekstrem yang terjadi.

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Bangun Ekosistem Literasi dengan Langkah Nyata

Evaluasi daya tahan berbagai sarana dan prasarana infrastruktur dalam menghadapi dampak perubahan iklim, jelas Rerie, yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, harus segera dilakukan untuk mencegah timbulnya korban di kemudian hari.

Di tengah kondisi politik dan ekonomi dunia yang tidak menentu saat ini, Rerie berpendapat perencanaan yang komperhensif dalam menghadapi dampak perubahan iklim, sangat diperlukan.

Rerie sangat berharap para pemangku kepentingan dan masyarakat mampu berkolaborasi dan melihat ancaman perubahan iklim di tanah air secara serius, agar anak bangsa mampu mengatasi berbagai potensi ancaman yang dihadapi negeri ini.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Lestari Moerdijat Sri Mulyani Perubahan Iklim Bencana

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777