https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Gus Halim: Pesantren Pilar Kebangkitan Ekonomi Perdesaan

Untung Subagja | Selasa, 28/06/2022 15:13 WIB



Salah satu contoh kesuksesan pesantren dapat dilihat bahwa masyarakat atau desa yang berlokasi disekitar pesantren cenderung lebih sejahtera dibanding desa-desa lainnya. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar dalam kegiatan yang bertajuk `Silaturahim dan Pemantapan Program Menteri` di Pesantren Darussalam, Blokagung, Banyuwangi, Selasa (28/06/2024). (Foto: Humas Kemendes PDTT)

Banyuwangi, Jurnas.com – Pondok Pesantren telah berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi desa. Pesantren yang sebagian besar berada di tengah desa, menjadi pusat perdagangan yang menunjang kesejahteraan warga sekitar.

Hal ini disampaikan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar dalam kegiatan yang bertajuk "Silaturahim dan Pemantapan Program Menteri" di Pesantren Darussalam, Blokagung, Banyuwangi, Selasa (28/06/2024).

“Salah satu contoh kesuksesan pesantren dapat dilihat bahwa masyarakat atau desa yang berlokasi disekitar pesantren cenderung lebih sejahtera dibanding desa-desa lainnya, meski masih banyak orang yang tidak sadar bahwa hal tersebut karena faktor keberadaan pesantren selama ini,” tegas Gus Halim sapaan akrabnya didepan semua Pendamping Desa se- Kabupaten Banyuwangi.

Baca juga :
Sidak BEI, Dasco Pastikan Ketahanan Pasar Modal di Tengah Tekanan IHSG

Bahkan, katanya dia, konsep pembangunan desa berkelanjutan atau yang disebut dengan SDGs Desa sudah dilakukan oleh para Kiyai dan pesantren. Bagi Desa, pesantren menopang pencapaian tujuan SDGs Desa ke-4; Pendidikan Desa Berkualitas, serta tujuan SDGs Desa ke-18: Kelembagaan Desa Dinamis dan Budaya Desa Adaptif.

“Dengan demikian, pesantren dan santri adalah penyangga kualitas SDM, menggerakkan ekonomi desa, pesantren menunjang dinamika kelembagaan desa dan menopang budaya desa”, ujarnya.

Baca juga :
Menag: Tak Cukup Regulasi, Cegah Kekerasan Seksual Perlu Perubahan Budaya

Lebih lanjut Gus Halim menjelaskan, terdapat tiga potensi yang dimiliki pesantren dalam memandirikan ekonomi desa, yaitu potensi jumlah santri yang banyak, potensi warga desa yang ada di sekitar pesantren, dan potensi zakat atau wakaf umat.

“Jika potensi ini dimaksimalkan, maka dapat mewujudkan kemandirian usaha di pondok pesantren, serta dapat mendukung peningkatan kesejahteraan santri dan masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Baca juga :
Ketua Komisi VII: UMKM Harus Jadi Andalan Hadapi Goncangan Ekonomi Global
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kemendes PDTT Abdul Halim Iskandar Pesantren Ekonomi

Terkini | Minggu, 07/06/2026 21:20 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777