https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Jazilul: Teknologi Bisa Menjadi Kekuatan Sekaligus Daya Rusak

Aliyudin Sofyan | Kamis, 17/02/2022 21:14 WIB



Gus Jazil menekankan agar mudahnya akses teknologi digital harus tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila. Wakil Ketua MPR, Jazilul Fawaid. (Foto: MPR)

Pinrang, Jurnas.com - Era Revolusi Industri 4.0 ditandai dengan kemajuan teknologi yang begitu dahsyat, terutama di bidang teknologi informasi dan digitalisasi. Kemajuan teknologi di satu sisi akan memberikan banyak kemudahan, namun di sisi lain juga bisa memberikan dampak buruk bagi kehidupan manusia.

Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mengatakan, kemajuan teknologi harus berdampak pada perbaikan kehidupan manusia yang lebih berkualitas.

"Sumber keburukan begitu banyak kita temukan di media sosial (medsos). Sumber kepintaran juga ada medsos. Pornografi juga marak di medsos. Teknologi bisa jadi kekuatan, sekaligus daya rusak ketika kita tidak mampu mengontrol," ujar Gus Jazil saat memberikan sambutan pada kegiatan Sosialisasi dan Stadium General Penguatan 4 Pilar Kebangsaan di Era Revolusi Industri 4.0 di Kampus STAI DDI, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Kamis (17/2/2022).

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Bangun Ekosistem Literasi dengan Langkah Nyata

Gus Jazil mencontohkan manfaat positif dari kemajuan teknologi informasi saat ini. Misalnya, banyak penceramah agama yang menggunakan media sosial YouTube sebagai media dakwah yang cukup efektif.

"Saya harap teman-teman muda mengisi itu. Jadi, saat ini kiai pun harus punya channel YouTube untuk berdakwah. Termasuk di bidang perdagangan, penjualan bisa dilakukan online. Banyak kemajuan lewat online. Adanya pandemi Covid-19 mempercepat berkembangnya penggunaan teknologi digital. Bahkan belajar mengajar kini banyak online. Tutorial apapun ada semua. Ini semua, tool teknologi yang mempermudah hidup kita," urainya.

Baca juga :
MPR Dorong Nasionalisme Generasi Muda Lewat LKBB-PB NTB 2026 di Mataram

Namun, Gus Jazil menekankan agar mudahnya akses teknologi digital harus tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila. "Ini semangatnya kadang anak-anak ingin serba cepat, termasuk cepat kaya tapi kadang-kadang menyalahi 4 Pilar. Hari ini anak-anak sukanya game online saja. Kelihatannya teknologi makin canggih, tapi ilmu yang dimiliki tidak semakin banyak. Ini tantangan generasi muda. Teknologi harus mampu untuk memperbaiki kehidupan yang lebih berkualitas," urainya.

Gus Jazil mengatakan, jalan tercepat menuju kemajuan adalah ilmu pengetahuan. Untuk melihat masa depan bangsa, bisa dilihat dari kualitas lembaga pendidikannya seperti kampus, apakah sudah mampu mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul. "Saya melihat fasilitas makin canggih, tapi kualitas biasa-biasa saja," ungkapnya.

Baca juga :
Eddy Soeparno Hormati SMAN 1 Pontianak, Tegaskan Tak Boleh Ada Intimidasi

Menurutnya, bangsa yang maju bisa diukur dengan kemajuan di bidang pendidikan. "Semangat Reformasi yang menginginkan kemajuan di bidang pendidikan dengan mengalokasikan anggaran pendidikan 20 persen dalam APBN harus terus diingatkan. Kalau di suatu daerah SDM-nya unggul, pasti daerah itu akan maju. Dan syarat maju punya keinginan kuat untuk maju. Dan itu kuncinya ada di pendidikan," katanya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Jazilul Fawaid Teknologi Dakwah Nilai Pancasila

Terpopuler

Rabu, 01/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Kroasia

Jum'at, 03/07/2026 03:03 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Australia vs Mesir

Kamis, 02/07/2026 07:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Aljazair

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777