https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Apa Jadinya Jika Data dan Berita di Internet Dibuat Peringkat

Sundari | Minggu, 04/11/2018 01:50 WIB



Dari peta peringkat yang dibuat pada bulan Oktober lalu, tampak bahwa Indonesia, sangat dikenal orang di dunia lebih karena produksi kelapanya. Jaringan internet (Foto ilustrasi)

Jakarta - Bagaimana jika sumber-sumber berita dan informasi seperti data dan fakta dari CIA, NYTimes, Bloomberg, The Economist, Bank Dunia, Forbes, The Guardian, WSJ dan beberapa sumber terkemuka lainnya dikumpulkan menjadi satu kemudian dihitung statistik keunggulan antara satu negara dengan lainnya.

Situs http://www.informationisbeautiful.net, memperlihatkan beberapa kenyataan yang sebagian mencengangkan dan mungkin tidak nyaman bagi orang yang tinggal,  ataupun yang berkait langsung dengan negara tersebut.

Dari peta peringkat yang dibuat pada bulan Oktober lalu, tampak bahwa Indonesia, sangat dikenal orang di dunia lebih karena produksi kelapanya. Sedangkan Malaysia sangat dikenal karena sarung tangan karetnya. Singapura sangat dikenal sebagai negara dengan orang-orang yang paling sehat. Sedangkan Thailand sangat terkenal karena berasnya. Philipina sangat terkenal karena jejaring sosialnya, sedangkan Vietnam sangat terkenal dengan ladanya.

Baca juga :
4 Pertanyaan di Yaumul Hisab yang Wajib Diketahui Setiap Muslim
Australia, ternyata sangat terkenal dengan pembobolan data pribadi di internet. Orang di sana lebih sering mengganti password akun email dibandingkan dengan negara lain. Jepang, terkenal karena restoran kelas atasnya, sedangkan China karena penahanan terhadap para jurnalisnya. Korea Selatan terkenal karena kecanggihan teknologi informasinya, sedangkan Korea Utara terkenal karena tentaranya. Taiwan adalah negara yang paling banyak memberitakan tentang paten sedangkan India terkenal karena produksi pisangnya.

Yang membuat tidak nyaman mungkin karena data menunjukkan bahwa Pakistan adalah negara dengan pengakses Pornografi Gay lebih dari yang lain. Afghanistan sejak dulu sudah identik dengan produksi opiumnya. Mongolia adalah negara yang terkenal dengan penemuan fosil Velociraptors yang paling banyak.

Baca juga :
Legislator PKB Sarankan Prabowo Tempuh Jalur BoP untuk Bebaskan Jurnalis RI
Hungaria adalah negara yang terkenal karena bintang pornonya. Turki dengan sensornya di media sosial. Israel terkenal karena riset kedokterannya. Italia terkenal karena buah Kiwinya, sementara Yunani terkenal sebagai pemakan Keju nomor satu.

Inggris adalah negeri dengan orang-orang yang paling kaya. Prancis adalah negeri peminum whiskey nomor satu. Spanyol adalah negeri dengan toleransi terhadap LGBT yang paling terkemuka. Canada adalah negaranya para penggila Facebook, Amerika Serikat adalah negara penghasil email spam nomor satu sementara Cuba adalah negara dengan doktor yang paling banyak.

Baca juga :
KPK Limpahkan Dua Perkara Korupsi Sudewo ke Penuntutan
Arab Saudi adalah negara pengimpor senjata yang paling banyak, sedangkan Yaman adalah negara dengan isu ketidaksetaraan gender yang paling banyak. Somalia adalah negara dengan isu sunat perempuan paling banyak. Mesir adalah negara dengan isu perempuan dengan masalah berat badan paling banyak. Uganda terkenal karena enterpreneurnya, Namibia karena kecelakaan lalulintasnya, dan Afrika Selatan terkenal karena berita kematian.

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Data Internet Pemberitaan Media Surat Kabar

Terkini | Sabtu, 27/06/2026 20:42 WIB

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777