Gaya Hidup

Ini Sejarah Hari Fisika Medis Internasional Setiap 7 November

Setiap tanggal 7 November, komunitas medis dan ilmiah di seluruh dunia memperingati Hari Fisika Medis Internasional.
Ilustrasi - Hari Fisika Medis Internasional setiap 7 November (Foto: Istock)

Jakarta, Jurnas.com - Setiap tanggal 7 November, komunitas medis dan ilmiah di seluruh dunia memperingati Hari Fisika Medis Internasional atau International Day of Medical Physics (IDMP).

Peringatan tahunan ini dirancang untuk mengedukasi masyarakat luas mengenai peran krusial ilmu fisika dalam dunia pelayanan kesehatan, khususnya pada proses diagnosis dan terapi pengobatan pasien.

Penghormatan atas Warisan Marie Curie

Pemilihan tanggal 7 November sebagai Hari Fisika Medis Internasional tidak lepas dari sosok Marie Sklodowska-Curie. Tanggal tersebut merupakan hari kelahiran ilmuwan wanita legendaris kelahiran Polandia yang lahir pada 7 November 1867.

Marie Curie merupakan pionir utama dalam penelitian radioaktivitas, sebuah penemuan besar yang mendasari penggunaan radiasi dalam dunia kedokteran modern.

Melalui penemuan unsur radium dan polonium, Marie Curie meletakkan fondasi bagi pengembangan sinar-X untuk pencitraan medis serta penggunaan terapi radiasi (radioterapi) dalam pengobatan kanker.

Atas jasa besarnya terhadap sains dan kemanusiaan, Marie Curie menjadi satu-satunya ilmuwan yang meraih dua Hadiah Nobel dalam dua bidang ilmu berbeda, yaitu Fisika dan Kimia.

Inisiatif Organisasi Fisika Medis Internasional

Peringatan Hari Fisika Medis Internasional secara resmi diprakarsai oleh International Organization for Medical Physics (IOMP). Organisasi yang menaungi puluhan ribu fisikawan medis di seluruh dunia ini pertama kali mencetuskan ide peringatan tahunan tersebut pada tahun 2013, bertepatan dengan perayaan ulang tahun IOMP yang ke-50.

Tujuan utama dari penetapan hari peringatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran global akan profesi fisikawan medis yang kerap bekerja di balik layar.

Meskipun keberadaannya jarang disadari langsung oleh pasien, peran fisikawan medis sangat penting dalam memastikan bahwa peralatan radiologi, CT scan, MRI, hingga mesin radioterapi beroperasi dengan akurat, aman, dan meminimalkan risiko paparan radiasi bagi pasien maupun tenaga medis.

Relevansi dan Urgensi Peran Fisikawan Medis di Era Modern

Seiring bertambah canggihnya teknologi kesehatan modern, peran ilmu fisika medis menjadi semakin tidak terpisahkan dari pelayanan rumah sakit. Perencanaan dosis radiasi yang tepat untuk pasien kanker, kalibrasi alat pencitraan medis, serta pengawasan keselamatan radiasi memerlukan keahlian khusus dari seorang fisikawan medis.

Melalui peringatan Hari Fisika Medis Internasional setiap 7 November, IOMP bersama berbagai institusi kesehatan global terus mendorong riset, inovasi, serta penyetaraan standar keselamatan radiasi medis. Momentum ini mempertegas bahwa kombinasi antara sains dasar dan aplikasi medis merupakan salah satu pilar utama dalam menyelamatkan banyak jiwa di seluruh dunia.