Sabtu, 25/09/2021 00:49 WIB

PBB Minta Serangan Kelompok Houthi di Yaman Harus Dihentikan

Utusan PBB untuk Yaman, Martin Griffiths meminta serangan yang semakin intens oleh pemberontak Houthi Yaman di kota Marib yang dikuasai pemerintah

Iran diketahui memasok senjata ke milisi Houthi di Yaman (Foto: AFP)

Jakarta, Jurnas.com - Utusan PBB untuk Yaman, Martin Griffiths meminta serangan yang semakin intens oleh pemberontak Houthi Yaman di kota Marib yang dikuasai pemerintah "harus dihentikan" di tengah dampak kemanusiaan yang meningkat.

Ia mengatakan kepada Dewan Keamanan bahwa serangan itu berisiko membahayakan jutaan warga sipil, terutama karena mengancam untuk mencapai kamp-kamp bagi individu yang telah mengungsi selama konflik tujuh tahun tersebut.

"Situasi militer sangat tegang. Memang, saya rasa tidak tegang ini pada saat saya mendapat hak istimewa untuk bertunangan dengan Yaman," katanya dilansir Middleeast, Jumat (19/02).

"Pencarian keuntungan teritorial dengan kekerasan mengancam semua prospek dalam proses perdamaian. Situasi kemanusiaan juga memburuk."

Yaman berada di tengah-tengah apa yang digambarkan oleh PBB sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia, dengan segmen populasi yang luas yang memerangi tidak hanya konflik tetapi juga kelangkaan pangan yang merajalela.

Mark Lowcock, Kepala Kemanusiaan PBB, memperingatkan bahwa tingkat kekurangan gizi di Yaman berada pada "rekor tertinggi", terutama di antara anak-anak yang berada di ambang kematian karena kelaparan.

"Sekitar 400.000 anak di bawah usia 5 tahun mengalami kekurangan gizi parah di seluruh negeri. Anak-anak itu berada dalam minggu dan bulan terakhir," katanya. 

"Mereka mati kelaparan. Di seluruh Yaman lebih dari 16 juta orang kelaparan, termasuk 5 juta orang yang tinggal selangkah lagi dari kelaparan."

Dia menggambarkan pertempuran yang sedang berlangsung untuk Marib sebagai "beberapa perang terberat" dengan garis depan mendekati daerah sipil dengan cepat, mengirim ribuan orang melarikan diri dari kota yang sampai sekarang relatif aman.

Houthi Yaman, yang secara resmi dikenal sebagai Ansar Allah, menguasai sebagian besar negara pada tahun 2014, termasuk ibu kota Sanaa.

Sebuah koalisi yang dipimpin Saudi yang bertujuan memulihkan pemerintah Yaman telah memperburuk situasi, menyebabkan salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia dengan 233.000 orang tewas, dan hampir 80% populasi membutuhkan bantuan dan perlindungan kemanusiaan, menurut perkiraan PBB.

TAGS : Kelompok Houthi Wilayah Yaman Utusan PBB




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :