Selasa, 16/07/2024 04:44 WIB

Ayatollah Khamenei: Pemilu Iran Paling Sehat di Dunia

Iran sudah secara teratur mengadakan berbagai pemilihan sejak Revolusi Islam pada tahun 1979 adalah tanda bagaimana pendirian Iran sangat bergantung pada suara rakyat.

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei (Kantor Pemimpin Tertinggi Iran via AP)

Teheran, Jurnas.com - Pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei menyerukan partisipasi warga Iran dalam pemilihan parlemen mendatang. Ia mengatakan, suara yang hidup menjamin keamanan negara dan upaya penyelesaian masalah.

Ayatollah Khamenei menggambarkan pemilu sebagai masalah paling esensial negara itu karena memberikan kontribusi dalam terpilihnya para pembuat keputusan yang layak.

"Jika pemilihan umum berlangsung dengan kuat dan benar, semua masalah yang ada secara bertahap akan diselesaikan," kata Ayatollah Khamenei.

Ayatollah Khamenei mengatakan, Iran sudah secara teratur mengadakan berbagai pemilihan sejak Revolusi Islam pada tahun 1979 adalah tanda bahwa kekokohan Iran sangat bergantung pada suara rakyat.

"Tentu saja, pendirian Islam juga religius, dan itulah sebabnya demokrasi di Iran adalah demokrasi Islam," kata Ayatollah Khamenei.

Ia mengatakan pemilihan di Iran adalah di antara yang paling sehat di dunia. Karena itu Rahbar terebut mendesak semua warga Iran untuk mengambil bagian dalam pemilihan parlemen mendatang.

"Siapa pun yang menaruh minat pada negara ini, keamanannya, penyelesaian masalahnya, dan pergantian elit yang sehat harus ikut serta dalam pemilihan," kata Ayatollah Khamenei.

 Ayatollah Khamenei mengatakan jajak pendapat di Iran adalah ancaman bagi musuh.

"Pemungutan suara yang meriah dan partisipasi orang-orang habis-habisan di kotak suara akan menjamin keamanan negara karena musuh takut dukungan populer dari perusahaan lebih dari persenjataannya," kata  Ayatollah Khamenei.

Ayatollah Khamenei mengenang bagaimana beberapa media asing mencoba meremehkan kehadiran jutaan orang Iran di acara-acara yang penting secara nasional, sementara pada saat yang sama meningkatkan kerusuhan yang didukung asing oleh beberapa ratus orang.

Ia juga mengundang rakyat Iran hadir dalam ulang tahun Revolusi Islam 1979 yang akan datang pada 11 Februari, terutama memperingati 40 hari untuk Letnan Jenderal Qassem Soleimani, mantan komandan Pasukan Quds di Iran.

Korps Pengawal Revolusi (IRGC), yang dibunuh bersama dengan rekan-rekannya dalam serangan pesawat tak berawak Amerika Serikat (AS) di Baghdad pada awal Januari.

Ia mengatakan bahwa dengan mengadakan Revolusi, Iran berhasil menjungkirbalikkan dasar pemerintahan monarki absolut selama ribuan tahun atas negara itu dengan bimbingan Imam Khomeini.

Ayatollah Khamenei menggambarkan aksi massa dan pemilihan umum mendatang sebagai dua ujian besar yang dihadapi rakyat Iran.

KEYWORD :

Revolusi Islam Iran Pemiliu Iran Ayatollah Seyyed Ali Khamenei




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :